Presiden Aljazair Bouteflika dalam Keadaan Kritis di Rumah Sakit Swiss

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 04 Maret 2019 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 04 18 2025622 presiden-aljazair-bouteflika-dalam-keadaan-kritis-di-rumah-sakit-swiss-wu38uXaPNw.jpg Presiden Aljazair, Abdelaziz Bouteflika. (Foto: AFP)

DAMASKUS – Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika yang telah mencalonkan diri untuk kembali menjabat untuk masa bakti yang kelima berturut-turut dilaporkan berada dalam kondisi serius di sebuah rumah sakit di Jenewa, Swiss.

Stasiun televisi Aljazair, Al Mayadeen melaporkan, presiden berusia 82 tahun yang telah memerintah Aljazair sejak 1999 itu dibawa ke Rumah Sakit Umum Universitas Jenewa alih-alih rumah sakit yang biasa dia kunjungi untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Keamanan di lantai rumah sakit tempat Bouteflika dirawat juga mendapatkan penjagaan yang ketat.

BACA JUGA: Liput Demonstrasi Menentang Presiden, Puluhan Wartawan di Aljazair Ditahan Polisi

"Bouteflika berada di unit perawatan intensif, tidak ada yang diizinkan untuk mengunjunginya ... Bouteflika berada dalam kondisi kritis, dia hampir tidak sadar. Dokter yang merawat tidak dapat memberinya lisensi yang mengizinkannya untuk terus bekerja," demikian diwartakan Al Mayadeen.

Pihak rumah sakit yang dihubungi Sputnik mengonfirmasi bahwa sang presiden memang dirawat di sana, namun menolak untuk memberikan keterangan mengenai kondisinya.

"Kami tidak dapat mengonfirmasi atau menyangkal informasi ini," kata layanan pers rumah sakit sebagaimana dilansir Sputnik, Senin (4/3/2019).

Pemilihan presiden Aljazair dijadwalkan digelar pada 18 April, tetapi sejauh ini pihak oposisi belum menyepakati kandidat bersama untuk dicalonkan.

BACA JUGA: Bouteflika Tidak Akan Menjabat Penuh Jika Terpilih Lagi Menjadi Presiden Aljazair

Pencalonan kembali Bouteflike menimbulkan kemarahan rakyat Aljazair. Pada Jumat, ribuan orang di seantero negara Afrika Utara itu turun ke jalan melakukan demonstrasi menentang pencalonan Bouteflika. Polisi menangkap puluhan orang, termasuk jurnalis dalam demonstrasi yang berujung dengan bentrokan itu.

Bouteflika menderita stroke pada 2013 dan sejak itu harus duduk dan beraktivitas di kursi roda. Dia sangat jarang muncul di muka umum.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini