Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gempa M 4,5 Guncang Flores Timur, Warga Berlarian Keluar Rumah

Adi Rianghepat , Jurnalis-Senin, 04 Maret 2019 |07:45 WIB
Gempa M 4,5 Guncang Flores Timur, Warga Berlarian Keluar Rumah
Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KUPANG – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Meskipun tidak berlangsung lama, guncangan gempa cukup kuat dan dirasakan warga di sejumlah daerah bagian timur Pulau Flores itu.

"Getarannya cukup terasa dan diguncang dua kali bertutur-turut," ujar seorang warga Waibalun bernama Melki, Senin (4/3/2019).

Warga lainnya, Suban, mengatakan merasakan guncangan yang sama. Bahkan, dia sempat lari keluar rumah.

"Saya tadi keluar rumah, mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan," katanya.

(Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 4,4 Guncang Konawe Sultra)

Trauma gempa bumi, menurut Suban, masih melekat di ingatan warga Pulau Flores. Betapa tidak, gempa dahsyat yang terjadi pada 1992 menyisahkan kisah sedihnya. Banyak orang menjadi korban.

"Apalagi kami di sini (Waibalun) yang langsung berhadapan dengan laut. Kewaspadaan penting, jangan-jangan terjadi lagi," katanya.

Sementara Badan Meteorologi, Klimatalogi, dan Geofisika (BMKG) Kupang mencatat terjadi gempa bumi bermagnitudo 4,5 pada Senin 4 Maret 2019, pukul 06.51.47 Wita. Gempa ini berlokasi di 8,13 lintang selatan dan 122,95 bujur timur. Jaraknya 20 kilometer barat laut Flores Timur dengan kedalaman 24 km.

Kepala Geofisika Kampung Baru Penfui Kupang Robert Owen Wahyu mengatakan, gempa bumi ini tak berpotensi menimbulkan tsunami. Dia menuturkan, dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak gempa bumi dangkal ini terjadi akibat aktivitas Sesar Flores Back Arc Thrust.

(Baca juga: Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Luwu Utara Sulsel, Pusatnya di Darat)

Disampaikannya bahwa dampak gempa berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan di wilayah Larantuka sebesar II MMI. Hingga kini tidak ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Sampai pukul 07.18 Wita, hasil monitoring BMKG, tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Masyarakat pun diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement