Foto Satelit Tunjukkan Gedung Madrasah Masih Berdiri di Lokasi Serangan Udara India

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 06 Maret 2019 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 06 18 2026425 foto-satelit-tunjukkan-gedung-madrasah-masih-berdiri-di-lokasi-serangan-udara-india-h4Odopr9fC.jpg Foto satelit yang memperlihatkan bangunan madrasah di dekat Balakot, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, 4 Maret 2019. (Foto: Planet Labs Inc.)

NEW DELHI – Citra resolusi tinggi pantauan satelit dari lokasi serangan udara yang dilakukan oleh jet tempur India di utara Pakistan pekan lalu menunjukkan bahwa sejumlah bangunan, termasuk sebuah madrasah yang diduga dikelola oleh kelompok militan Jaish-e-Mohammad (JeM).

Pada 26 Februari, India melancarkan serangan di wilayah utara Pakistan untuk menargetkan lokasi yang diklaim sebagai kamp pelatihan JeM. Kelompok militan itu dianggap bertanggungjawab atas serangan bom yang menewaskan 42 tentara paramiliter India di Kashmir pada 14 Februari.

BACA JUGA: Targetkan Kamp Teroris, Jet Tempur India Lancarkan Serangan Udara di Wilayah Pakistan

India menyatakan serangan udara tersebut sukses dan berhasil menewaskan sejumlah besar militan JeM, namun pihak Pakistan mengatakan bahwa mereka tidak menemukan bukti adanya kamp pelatihan yang dihancurkan mau pun militan yang tewas.

Citra-citra satelit yang dihasilkan oleh Planet Labs Inc, operator satelit swasta yang berbasis di San Francisco, menunjukkan sedikitnya enam bangunan di situs madrasah masih berdiri pada 4 Maret, enam hari setelah serangan udara India. Demikian diwartakan Reuters, Rabu (6/3/2019).

Sampai saat ini, tidak ada citra satelit resolusi tinggi yang tersedia untuk umum. Tetapi foto-foto dari Planet Labs, yang memperlihatkan detail sekecil 72 cm, memberikan tampilan yang lebih jelas pada bangunan-bangunan yang menurut pemerintah India telah diserang.

Foto-foto itu hampir tidak berubah dari foto satelit lokasi yang diambil pada April 2018. Tidak ada lubang pada atap bangunan yang terlihat, tidak ada bekas hangus, tembok yang runtuh atau pohon yang tumbang di sekitar madrasah, atau bahkan tanda apa pun yang menunjukkan telah terjadi serangan udara.

BACA JUGA: India dan Pakistan di Ambang Perang, Seperti Ini Perbandingan Kekuatan Kedua Negara

Citra Satelit tersebut semakin menambah keraguan atas pernyataan yang dibuat oleh pemerintah India selama delapan hari terakhir, yang mengklaim serangan udara pada 26 Februari itu telah menghantam semua target yang menjadi sasaran di lokasi madrasah, dekat Desa Jaba dan Kota Balakot, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan.

Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan India belum memberikan komentarnya mengenai apa yang ditunjukkan dalam foto-foto satelit itu dan apakah mereka akan menarik pernyataan resminya mengenai serangan udara tersebut.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini