nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hubungan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman Dilaporkan Memburuk

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 06 Maret 2019 17:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 06 18 2026673 hubungan-raja-salman-dan-putra-mahkota-mohammed-bin-salman-dilaporkan-memburuk-rybKa7sfUQ.jpg Raja Salman dan Mohammed bin Salman. Foto/Reuters

RIYADH - Hubungan antara Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz dan putra sekaligus pewaris takhta, Pangeran Mohammed bin Salman dilaporkan semakin memburuk menyusul ketidaksepakatan mereka terkait berbagai isu, termasuk mengenai Perang di Yaman. Hal itu dilaporkan oleh surat kabar Inggris, Guardian via Al Jazeera pada Selasa (6/3/2019).

Dalam laporan yang mengutip sumber anonim, Guardian mengatakan bahwa ketegangan antara keduanya meningkat pada kunjungan Raja Salman ke Mesir bulan lalu saat para penasihatnya memperingatkan mengenai adanya kemungkinan putra mahkota akan melakukan langkah terhadap sang raja.

Orang-orang yang setia terhadap Raja Salman dilaporkan begitu waspada akan kemungkinan ancaman tersebut sampai-sampai mengganti pasukan pengawal raja dengan 30 pengawal setia yang dipilih secara khusus. Bahkan pasukan pengawal dari Mesir pun juga diusir dari detail pengamanan raja.

Saat Raja Salman kembali ke Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman tidak tampak di antara pejabat yang menyambut kepulangan sang raja.Demikian dilaporkan Al Jazeera, Rabu (6/3/2019).

Baca: Polisi Turki Sebut Potongan Tubuh Khashoggi Dibakar di Dalam Oven

Baca: Mantan Kepala Intelijen Saudi Ungkap Hubungan Rahasia Antara Riyadh dengan Israel

Sumber tersebut mengatakan, ayah dan anak itu tidak sependapat terkait sikap keras Raja Salman terhadap demonstran di Aljazair dan Sudan serta isu perlakuan terhadap tahanan perang di Yaman.

Meski MBS, julukan untuk Mohammed bin Salman, telah mengonsolidasikan kekuasaan di dalam negeri dengan menyingkirkan saingan-saingannya di dalam keluarga kerajaan dan menekan aktivisme masyarakat sipil, ia juga dikenal dengan kebijakan luar negerinya yang agresif.

Pembunuhan terhadap jurnalis Jamal Khashoggi di konsulat jenderal Arab Saudi di Turki pada Oktober tahun lalu diyakini merupakan langkah dari MBS, dan hampir merusak hubungan antara Riyadh dengan sekutu dekatnya, Amerika Serikat.

(fzy)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini