BANYUMAS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Banyumas menunjukan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat. Bertempat di Desa Pliken RT 01 - 06 RW 01 Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. kader partai besutan Hary Tanoesoedibjo ini kembali menggelar fogging gratis.
Tak tanggung-tanggung, 18 calon legislatif (Caleg) baik tingkat Kabupaten maupun Provinsi turun gunung blusukan ke daerah endemis penyebaran wabah demam berdarah ini.
Baca juga: Dekati Diri dengan Masyarakat, Caleg Perindo Lakukan Fogging Gratis
Ketua DPD Partai Perindo, Banyumas Edy Suratno mengatakan, lokasi fogging ini digelar dikarenakan ada lima orang warga positif terkena Demam Berdarah.
"Di desa Pliken RT 01 - 06 RW 01 ini sudah ada lima orang warga yang terkena Demam Berdarah," terang Edy Suratno, Sabtu (9/3/2019).

Dari sekira 180 rumah, menurutnya, taka da kendala apapun saat fogging digelar. Meskipun jarak antar satu rumah dengan rumah lainnya cukup berdekatan.
Baca juga: Ini Alasan Liliana Tanaja Tanoesoedibjo Terjun ke Dunia Politik
"Antusias warga terhadap fogging ini sangat besar sekali. Buktinya, saat kami menggelar fogging, warga meminta agar di dalam rumah juga di semprot," terangnya.
Selain memenuhi permintaan warga, dirinya mengatakan, fogging digelar sebagai upaya untuk mendekatkan kader terutama para caleg di masyarakat. Terbukti, 18 caleg yang dilibatkan dibagi tiga sampai empat orang caleg saat fogging digelar.
Baca juga: Liliana Tanaja Tanoesoedibjo Dorong Generasi Milenial Terjun ke Politik
Tujuannya, agar para caleg bisa dekat dengan masyarakat dan tahu apa yang harus dilakukan untuk menyejahterakan masyarakat bila terpilih sebagai anggota DPRD.
"Satu RT kita tempatkan tiga sampai empat orang caleg untuk mengawal fogging. Jadi selama fogging berlangsung, para caleg Perindo ini bisa dekat dengan masyarakat," pungkasnya.
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.