nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Serunya Generasi Millenial Belajar Tata Rias Pengantin Bareng Perindo

Taufik Budi, Jurnalis · Minggu 10 Maret 2019 20:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 10 512 2028110 serunya-generasi-millenial-belajar-tata-rias-pengantin-bareng-perindo-tGereABRhF.jpg

PATI - Partai Perindo memiliki cara unik untuk mendekati calon pemilih pemula di Pati Jawa Tengah. Mereka diajak untuk belajar keterampilan tata rias pengantin, sekaligus melestarikan budaya Jawa langsung dari pakarnya.

Terdapat sekira 60 peserta yang ikut dalam pelatihan di Desa Kajar Kecamatan Trangkil Pati. Mereka tak hanya mendapatkan materi teoretis tetapi juga langsung praktik, di bawah bimbingan perias kawakan di Pati, Jumini.

Ketua Umum Garda Rajawali Perindo (GRIND), Kuntum Khairu Basa, menyampaikan, diperlukan regenerasi bagi para perias pengantin tradisional. Sebab, kebanyakan perias pengantin telah berusia paruh baya. Padahal, merias pengantin tak hanya pada memoles wajah, tetapi juga menyangkut adat dan budaya.

"Ini penting untuk membina pada para perias. Pernikahan itu kan bisa dikatakan sebulan sekali ada, dan karakteristik budaya juga itu kan sangat melekat. Beda kabupaten juga beda sekalipun misalnya sama-sama suku Jawa tapi ada sisi lain yang mungkin ada perbedaan dalam penataannya. Di sini kita tingkatkan dalam konteks kebudayaan lokal," ujar Kuntum di sela menyaksikan pelatihan, Minggu (10/3/2019).

Caleg DPR RI itu menambahkan, tata rias pengantin juga menjadi ladang usaha yang potensial karena pangsa pasarnya selalu terbuka. Bahkan, profesi tersebut juga bisa membuka lapangan pekerjaan sehingga generasi muda tak perlu hijrah ke kota untuk mencari nafkah.

"Kita juga melibatkan dan mengajak generasi muda dan kaderisasi biar makin berkembang usaha tata rias ini. Profesi ini perlu kita kembangkan karena menjadi sebuah kebutuhan masyarakat yang bisa dikatakan dalam satu tahun itu kan tidak sedikit yang para remaja yang melanjutkan ke jenjang pernikahan," terangnya.

"Dengan pelatihan ini, maks ke depan para perias ini tidak harus impor dari luar kabupaten, cukup di lokal mereka sudah ada. Tapi tentu tata rias pengantin ini kan ada aspek-aspek pelajaran pendidikan yang harus diberikan sehingga betul-betul bisa profesional ke depan," tegasnya.

Terdapat komunitas perias pengantin di Pati yang setiap bulan menggelar pertemuan. Mereka saling bertukar informasi sekaligus transfer knowledge (transfer ilmu pengetahuan) dan keterampilan.

"Mereka beberapa kali menghubungi saya untuk bisa dilakukan pembinaan oleh Partai Perindo dan kita sambut dengan baik. Sekarang dan ke depannya nanti akan kita bina dari alat-alat dan juga hal-hal lain yang menjadi kebutuhan usaha dari tata rias ini. Saya di sini hadir dalam kapasitasnya sebagai pembina mereka juga sebagai caleg," tuturnya.

"Mentor pelatihan ini namanya Bu Jumini, beliau penata rias dan juga ketua komunitasnya. Beliau ini kader Partai Perindo, sehingga seluruh anggota komunitas tata rias pengantin ikut sebagai kader. Kita akan lakukan pembinaan-pembinaan kepada mereka sehingga ke depan bisa lebih bagus lagi," lugasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini