Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TKN Nilai Kondom Bergambar Jokowi-Ma'ruf untuk Pancing Kegaduhan

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Selasa, 12 Maret 2019 |06:32 WIB
TKN Nilai Kondom Bergambar Jokowi-Ma'ruf untuk Pancing Kegaduhan
Jokowi-Ma'ruf Amin. (Ist)
A
A
A

JAKARTA – Direktur IX Bidang Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN), Jokowi-Ma’ruf Amin, Ade Irfan Pulungan, menilai adanya foto kondom bergambar pasangan capres dan cawapres nomor 01 itu merupakan kampanye hitam yang bertujuan untuk memancing kegaduhan.

"Kami melihat kejadian ini seperti berturut-turut. Ini bagian runtutan skenario kampanye hitam," katanya kepada Okezone, Selasa (12/2/2019).

Irfan menjelaskan, sebelum adanya gambar tersebut, sempat muncul isu adanya pemerintah melarang azan di tengah masyarakat.

"Pertama pada saat emak-emak bilang bahwa pemerintah (Jokowi) ke depan akan melarang azan," ujarnya.

Bungkus kondom bergambar Jokowi-Ma'ruf. (Ist)

Selain itu, Jokowi juga diserang hoaks soal pernikahan sejenis. Ia menilai, rangkaian hoaks yang menghantam capres petahana itu sebagai kampanye hitam yang sudah diskenariokan. Ade pun menilai, hoaks itu untuk menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

"Jadi mulai dilarang azan, pernikahan sejenis, ini kan bagian skenario kampanye hitam dan kemudian kondom. Ini bertujuan memancing kegaduhan," katanya.

(Baca Juga : Soal Foto Kemasan Kondom, TKN: Ini Cara-Cara Biadab dan Tak Beretika)

Sebagaimana diketahui, adanya foto kondom bergambar Jokowi-Ma'ruf berawal beredar di media sosial. Foto tersebut diduga sengaja disebarkan oleh oknum tak bertanggung jawab. Fitnah itu berupa pembagian kondom yang dibungkus kemasan gambar capres-cawapres nomor urut 01.

(Baca Juga : TKN: Kampanye Hitam Tak Mempan Turunkan Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin)

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement