Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemenpar Promosikan Wisata Indonesia di London Book Fair

Abu Sahma Pane , Jurnalis-Rabu, 13 Maret 2019 |10:43 WIB
Kemenpar Promosikan Wisata Indonesia di <i>London Book Fair</i>
Foto: dok.Humas Kemenpar
A
A
A

LONDON – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memanfaatkan even London Book Fair pada 12-14 Maret 2019 (LBK 2019) sebagai ajang untuk mempromosikan wisata Indonesia. Kemenpar didukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kompak mempromosikan pariwisata dengan mengangkat tema 17.000 Islands of Imagination.

“Inilah yang sering kita sebut dengan Indonesia Incorporated, bersatu, bersama untuk tujuan yang sama,” ujar Menpar Arief Yahya di London.

Sebelum ke London, Arief sibuk mempromosikan wisata Indonesia di berbagai negara. Di antaranya dia ke Berlin-Jerman, lalu ke Paris-Francis bertemu UNESCO untuk membahas soal usulan Danau Toba sebagai UNESCO Global Geopark. 

“Di Paris juga sekaligus ke beberapa restoran Diaspora Indonesia yang sudah menjadi partner co branding Wonderful Indonesia. Progresnya lumayan bagus, mereka adalah diplomat rasa dengan kuliner mereka mempromosikan Wonderful Indonesia,” jelas Arief Yahya.

Indonesia memang masih belum bisa mengejar Thailand dan Vietnam soal diplomasi rasa itu. Kedua Negara ASEAN itu sudah lebih dulu take off dengan masakan dan restorannya yang sudah mendunia. “Kuliner itu karya budaya, dan dalam portofolio bisnis di pariwisata itu, budaya 60%. Dari 60% itu, 45% nya adalah kuliner. Maka seluruh restoran Co Branding Wonderful Indonesia itu harus memiliki lima ikon makanan Indonesia,” jelas Mantan Dirut PT Telkom ini.

Kelimanya adalah soto, sate, gado-gado, rendang, dan nasi goreng. Menpar yang asli Banyuwangi ini sudah mencicipi rasanya, dan hampir semuanya enak di mana menggambarkan rasa yang sama jika ketemu kuliner serupa di Tanah Air.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement