nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PRT Tega Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan, Jasadnya Dibuang ke Bak Sampah

Hambali, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 03:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 13 338 2029160 prt-tega-bunuh-bayi-yang-baru-dilahirkan-jasadnya-dibuang-ke-bak-sampah-EeWxWekOtf.jpg Ilustrasi Bayi Dibunuh (Foto: Okezone)

TANGERANG SELATAN - Aksi sadis dilakukan oleh R (18) terhadap darah dagingnya sendiri. Gadis belia yang berprofesi sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) itu, tega membekap hingga tewas bayi laki-laki yang baru saja dilahirkannya.

Perbuatan itu mulanya tak diketahui oleh siapapun, termasuk majikan tempat R bekerja di Perumahan Urbana Place, Jalan Merpati Raya, RT01 RW01, Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Namun meski bagaimanapun, tak ada kejahatan yang sempurna.

Setelah "menghabisi" dengan cara membekap bayi, R lantas membuang jasadnya ke dalam bak sampah rumah, dengan terlebih dahulu membungkus bayi malang itu dengan plastik merah.

Secara kebetulan, dua petugas sampah bernama Irfan Azhar (26) dan Enjang Suherman (29), tiba mengendarai mobil khusus. Seperti biasa, mereka mengangkut seluruh sampah di perumahan itu. Lantas keduanya membagi tugas, memilah-milah bungkusan sampah di lokasi.

"Ada tiga kantong plastik dari rumah itu, terus saya pilah-pilah, saya bongkar satu-persatu. Ternyata di kantung plastik warna merah ada darahnya, saya kira kucing mati. Begitu diteliti ternyata darah bayi," terang Irfan kepada Okezone, Selasa (12/3/2019).

Baca Juga: Rekonstruksi Peragakan 27 Adegan, Muncul Fakta Baru Pembunuhan Bayi di Depok

Bayi

Keduanya pun terperanjat dengan jasad bayi dalam kantung plastik di tumpukan sampah. Selanjutnya hal itu dlaporkan ke sekuriti perumahan dan dilanjutkan dengan menghubungi kantor polisi terdekat.

"Habis itu kita laporan," jelasnya.

Tak beberapa lama, petugas datang ke lokasi. Penyelidikan pun dilakukan dengan meminta keterangan saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara, dan melakukan visum terhadap jasad bayi malang tersebut.

"Hasilnya, pada pemeriksaan diketahui jika bayi laki-laki lahir normal di usia 9 bulan dalam kandungan, di temukan tanda-tanda meninggal akibat lemas, luka-luka memar pada bibir bawah serta memar pada belakang kepala yang sesuai dengan ciri-ciri luka pada kasus pembekapan," ungkap AKP Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangsel.

Selain itu, didapati luka memar pada leher sisi kanan jasad bayi, serta resapan darah pada otot leher yang sesuai dengan ciri-ciri luka pada kasus pencekikan. Berdasarkan bukti-bukti yang ada, akhirnya pelaku R pun langsung diamankan, dia mengakui bahwa membunuh bayinya tak beberapa lama usai dilahirkan.

"Tersangka sudah kita amankan," tukas Alex.

Atas perbuatannya, R dijerat Pasal 80 ayat (3) Undang Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 341 KUHP.

BAyi

Baca Juga: Sambungan Listriknya Putus, Kakek Aniaya 2 Orang dengan Senjata Tajam

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini