“PSI mau tidak mau harus konsentrasi untuk menyelamatkan partai lolos ke parlemen dari 4 persen ambang batas. Makanya apa yang dilakukan kemarin itu, dia sangat individualis, dia berjuang sendiri untuk partainya. Ingin publik tau PSI beda, tapi pakai cara omong kasar ke parpol lain,” ucapnya, Rabu (13/3/2019).
Hendri menilai apa yang dilakukan PSI (Partai Solidaritas Indonesia) menyerang partai nasionalis dapat mengganggu elektabilitas calon petahana Joko Widodo (Jokowi).
“Apakah akan menganggu Jokowi ya bisa saja, tapi yang banyak komentar partai koalisi Jokowi sendiri kan,” kata Hendri kepada wartawan.
Menurut dia, apa yang dilakukan PSI dengan mengkritisi partai nasionalis termasuk partai koalisi Jokowi itu sebetulnya untuk meningkatkan elektabilitas dan popularitas serta mendorong sebagai partai pembeda.
Meskipun, Hendri menganggap sebenarnya strategi dan tujuan PSI itu bagus. Cuma, isu yang dibawa PSI soal kesetaraan dimana isu tersebut dari hasil survei bukan menjadi permasalahan pokok yang diperhatikan masyarakat Indonesia.