nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Densus 88 Dilibatkan Periksa Pemotor yang Ancam Ngebom Polisi di Tangsel

Hambali, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 16:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 14 338 2029979 densus-88-dilibatkan-periksa-pemotor-yang-ancam-akan-ngebom-polisi-di-tangsel-BGpPx4rFi9.jpg Motor Pria yang Mengancam Bom Polisi di Tangsel (foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Pihak kepolisian masih memeriksa intensif pria pengendara sepeda motor yang mengancam akan mengebom polisi lalu lintas di perempatan German Centre, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Pria yang belum diketahui identitasnya itu berhasil diringkus oleh Brigadir Gatot Tri Prasetyo, anggota Satuan lalu lintas Polres Tangsel, sesaat setelah berupaya melarikan diri.

Kini, pria tersebut masih menjalani pemeriksaan di ruang Reskrim Mapolres Tangsel. Seunit sepeda motor merek Yamaha Mio yang dikendarainya, turut diamankan sebagai barang bukti.

"Masih diperiksa diatas, ada Densus 88 juga dari Mabes," terang salah satu anggota Provost yang berjaga di Mapolres Tangsel kepada Okezone, Kamis (14/3/2019).

(Baca Juga: Tak Pakai Helm, Pemotor di Tangsel Ngaku Teroris dan Ancam Bom Polisi yang Menghentikannya) 

Kejadiannya sendiri berlangsung sekira pukul 10.18 WIB pagi tadi. Ketika itu, Brigadir Gatot yang juga tengah mengendarai sepeda motor meminta agar pengendara tersebut menghentikan kendaraannya karena dianggap melanggar aturan berlalu lintas.

"Jadi dia enggak pakai helm, helmnya ada tapi nggak digunain. Sepeda motornya juga tak ada plat nomor," ucap Gatot.

 

Namun bukannya berhenti, pengendara itu justru menantang polisi sambil berteriak-teriak bahwa dia anggota kelompok teroris dunia yang membawa sejumlah bom. Sontak pengendara lain yang berada di lokasi, sempat panik menyaksikannya.

"Saya grup teroris dunia, saya pernah bom Sarinah (Jakarta), saya juga pernah bom Bali, saya bom nanti kamu," kata Gatot menirukan teriakan pria tersebut kepada dirinya.

Setelah itu, pengendara tersebut berupaya kabur memacu sepeda motornya. Brigadir Gatot pun lantas memberanikan diri mengejar. Hingga begitu tepat di samping pos polisi perempatan German Centre, kendaraan pria tersebut berhasil dicegat dan dihentikan.

"Waktu dia kabur, terus saya kejar dan dapat di dekat sini. Waktu itu saya cuma sendiri, akhirnya saya amankan saya bawa ke pos sambil menghubungi petugas yang lain," jelasnya.

Pria tersebut sempat menunjukkan beberapa tato di bagian belakang punggungnya. Tato itu disebutkan sebagai tanda kelompok teroris tertentu. Mewaspadai apa yang dikatakan pengendara tersebut, Brigadir Gatot lantas berkoordinasi dengan komandannya hingga bantuan tiba dan mengamankannya ke Mapolres Tangsel.

(Baca Juga: Polisi Amankan 5 Bom Kontainer di Lokasi Ledakan Bom Sibolga)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini