nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Caleg PKS Tersandung Kasus Pencabulan, KPU Tunggu Putusan Pengadilan dan Parpol

Rus Akbar, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 16:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 14 340 2029992 caleg-pks-tersandung-kasus-pencabulan-kpu-tunggu-keputusan-pengadilan-dan-parpol-Of1zRScCMA.jpg Ilustrasi Kasus Pencabulan (foto: Shutterstock)

PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat merespons adanya kasus dugaan pencabulan yang dilakukan AH calon legislatif (caleg) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat terhadap anak kandungnya. Sanksi terberat dalam kasus ini ada mencoret nama AH dari pencalegannya.

Menurut Komisioner KPU Sumbar, Izwaryani, KPU bisa mencoret dari caleg setelah ada keputusan dari pengadilan atau ada hal lain terkait pemberhetian yang bersangkutan dari keanggotaan partai politik yang mengusungnya, dalam hal ini PKS.

(Baca Juga: Caleg PKS Diduga Cabuli Anak Kandung Sejak Kelas 3 SD) 

“Artinya caleg tersebut dicabut keanggotaannya dari partai bersangkutan,” ujar Izwaryani kepada Okezone, Kamis (14/3/2019).

 

Sama seperti ada caleg yang lulus CPNS kemarin, biar cepat prosesnya salah satu caleg tersebut membuat surat pengunduran dirinya dari caleg. “Yang bersangkutan mau mundur dari caleg,” katanya.

Izwaryani menambahkan, biasanya kalau kasus pencabulan ini biasanya diberhentikan jadi caleg oleh partai bersangkutan dan kemungkinan lain menunggu keputusan dari pengadilan negeri. “Caleg yang diberhetikan dari keanggotannya, berarti sudah tidak memenuhi syarat lagi, tapi kalau ada kasus lain mungkin menunggu dari keputusan dari pengadilan,” ucapnya.

Sementara hari ini caleg yang diduga terlibat kasus pencabulan itu sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Pasaman Barat dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) karena melarikan diri.

(Baca Juga: Caleg PKS Pelaku Dugaan Pencabulan Ditetapkan sebagai Buronan)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini