JAKARTA - Aksi penembakan di sebuah masjid di Chischurch, Selandia Baru menewaskan 49 orang dan puluhan lainnya luka-luka.
Parahnya, aksi salah satu pelaku yang merupakan warga negara Australia, Brenton Tarrant disiarkannya melalui livestream Facebook. Sontak aksi itu mendapat kecaman di seluruh dunia.
Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK), Bursah Zarnubi juga mengecam keras aksi penembakan di masjid Selandia Baru.
"Saya mengecam tindakan kejam dan biadab itu," ujar Bursah saat dihubungi.
Menurut Bursah, apapun alasannya, aksi teror tidak bisa dibenarkan dan itu kejahatan luar biasa. Karenya, menurut Bursah, terorisme harus menjadi musuh bersama semua negara-negara di dunia.