nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Tewas Banjir Bandang di Sentani Bertambah Jadi 50 Orang

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 17 Maret 2019 11:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 17 340 2031085 korban-tewas-banjir-bandang-di-sentani-bertambah-jadi-50-orang-DdmmxiHbHE.jpg Kepala Humas BNPB, Sutopo (foto: Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 50 orang tewas akibat banjir bandang yang menerjang Sentani di Kabupaten Jayapura, Papua. Tercatat dampak banjir bandang yang menerjang 9 kelurahan di Kabupaten Sentani, sebanyak 50 orang meninggal dunia dan 59 orang luka-luka.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menuturkan dari 50 orang meninggal dunia, 38 jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Papua, 7 jenazah di RS Marthin Indey, dan 5 jenazah di RS Yowari.

Sebanyak 49 korban sudah berhasil diidentifikasi sedangkan 1 jenasah masih dalam proses identifikasi.Sementara 59 orang luka-luka yang dirujuk ke PKM Sentani, RS Bhayangkara dan RS Yowari. Dinas Kesehatan Jayapura dan Dinas Kesehatan Papua mengkoordinir penanganan tim medis bagi korban.

 s

Namun, Sutopo menuturkan data korban ini masih akan bertambah karena pendataan masih dilakukan.

"Karena proses evakuasi masih berlangsung dan belum semua daerah yang terdampak di sembilan jelurahan bisa dijangkau tim SAR gabungan," ujar Sutopo dalam keterangannya, Minggu (17/3/2019).

Material lumpur dan kayu akibat banjir membuat akses jalan tertutup, membuat evakuasi korban sulit dilakukan.

"Fokus utama saat ini adalah proses evakuasi, penyelamatan korban mengingat luasnya wilayah terdampak banjir bandang," tegas Sutopo.

Adapun kerusakan meliputi 9 rumah rusak terdampak banjir di BTN Doyo Baru, 1 mobil rusak atau hanyut, jembatan Doyo dan Kali Ular mengalami kerusakan.

 sd

Sementara itu, sekitar 150 rumah terendam di BTN Bintang Timur Sentani, kerusakan 1 pesawat jenis Twin Otter di Lapangan Terbang Adventis Doyo Sentani.

Seperti diberitakan, akibat Dari Intensitas Hujan yang menguyur Kabupaten Jayapura dan sekitarnya mulai dari sore, Sabtu (16/03) hingga pukul 23:30 Wit mengakibatkan Banjir Merendam perumahan warga di Kelurahan Hinekombe, Dobonsolo dan Sentani Kota, Kampung Yahim dan Kehiran.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini