JAKARTA - Polri ikut bersikap setelah adanya serangan teror di Mesjid Christchurch, Selandia Baru, yang menewaskan puluhan orang tak bersalah. Salah satunya, adalah dengan memantau pergerakan dari eks Narapidana Teroris (Napiter).
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
"Kami pantau semuanya. Kami bekerja sama dengan BNPT memantau napiter yang keluar," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/3/2019).
