nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berduka Atas Penembakan di Utrecht, Menlu: Mari Sebar Nilai Toleransi

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 19 Maret 2019 02:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 19 18 2031859 berduka-atas-penembakan-di-utrecht-menlu-mari-sebar-nilai-toleransi-Bp0o0efa5V.jpg Menlu Retno Marsudi

JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi mengutuk aksi penembakan yang terjadi di trem Kota Utrecht, Belanda yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia. Ia meyakini polisi Belanda pasti segera menangkap pelaku.

"Indonesia sekali lagi mengutuk tindakan kekerasan tersebut. Saya yakin pelaku akan segera ditangkap dan diadili," cuit Retno dalam akun twitternya, @Menlu_RI, Selasa, (19/3/2019).

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda itu juga mengajak untuk menjaga kerukunan dan menghargai perbedaan antar sesama umat manusia.

"Mari kita semua mempersatukan upaya kita untuk menyebarkan nilai-nilai toleransi, menghormati dan membawa kedamaian bagi umat manusia," kata Retno.

(Baca Juga: Update Penembakan Trem di Belanda, 3 Orang Tewas dan 9 Luka)

Tak lupa dalam kesempatan itu Retno juga mengaku telah menyampaikan langsung ucapan belasungkawa kepada Menteri Luar Negeri (Menlu) Belanda, Stef Blok.

"Baru saja berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Stef Blok dari Belanda dan menyampaikan belasungkawa dan simpati terdalam atas penembakan yang terjadi di Utrecht sebelumnya hari ini," ujarnya.

Dikabarkan sebelumnya korban penembakan yang terjadi di trem Kota Utrecht, Belanda, pada Senin (18/3/2019), terus bertambah. Kini menjadi tiga orang tewas dan sembilan orang terluka, tiga di antaranya dalam kondisi kritis.

“Sampai saat ini, kami dapat mengonfirmasi bahwa tiga orang tewas dan sembilan luka. Tiga di antaranya dalam kondisi serius,” kata Wali Kota Utrecht, Jan van Zanen, dalam pernyataannya melalui video di Twitter.

Petugas keamanan, sambungnya, masih ingin memastikan apakah serangan ini terkait dengan terorisme. “Kami sedang menuju pada prinsip bahwa ini adalah serangan teroris,” terangnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini