JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto menyebut bahwa dua tersangka M dan N merupakan aktor intelektual dari kasus pembajakan mobil tangki PT Pertamina di Istana Negara, Jakarta Pusat.
Menurut Budhi, N adalah otak dibalik pembajakan tersebut. Sedangkan, M merupakan pihak pembantu penyanderaan mobil pengangkut bahan bakar itu.
"Satu orang berinisial M dia yang ikut bersama-sama merampas tangki tersebut. Kemudian ada orang yang berperan sebagai aktor intelektualnya, yaitu atas nama N. Dia yang merencanakan dan memberikan perintah kepada para pelaku lain untuk melakukan perampasan ini," kata Budhi, Selasa (19/3/2019).
