Pengacara Ahmad Dhani Tolak Saksi Ahli IT yang Dihadirkan JPU

Syaiful Islam, Okezone · Selasa 19 Maret 2019 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 19 519 2032279 pengacara-ahmad-dhani-tolak-saksi-ahli-it-yang-dihadirkan-jpu-rH7iHeWgvv.jpg Sidang kasus Ahmad Dhani di PN Surabaya (Syaiful/Okezone)

SURABAYA - Sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Ahmad Dhani kembali digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/3/201). Agendanya mendengarkan keterangan saksi ahli yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU).

JPU menghadirkan dua saksi ahli yakni, ahli informasi teknologi (IT), Dendy Eka Puspitawadi dan pakar hukum pidana dari Universitas Pelita Harapan, Yusuf Yakobus.

Namun, kuasa hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahadian, menolak Dendy sebagai saksi ahli IT karena dianggap tak berkompeten. Menurutnya Dendy tidak sesuai syarat disiplin ilmu sebagai saksi ahli.

"Yang katanya ahli ITE itu kita tolak,” kata Aldwin.

 

Dendy merupakan Kepala Seksi Tata Kelola dan Pemberdayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. Meski demikian, Aldwin tetap menolak karena dia dianggap tak memiliki disiplin ilmu bidang IT.

Meski mengurus pemberdayaan IT, Dendy diketahui merupakan sarjana bidang kimia. Aldwin menilai, Dendy tak berkompeten berbicara sebagai ahli IT dalam persidangan karena tak memiliki keahlian secara akademis.

“Dia harus berkeahlian secara akademis," ujar Aldwin.

Dia mengatakan seharusnya JPU menghadirkan saksi ahli yang lulusan pendidikan bidang IT, karena jika disiplin ilmu tak sesuai dianggap bertentangan dengan undang-undang. "Ini tidak dibenarkan oleh undang-undang," ujar Aldwin.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini