Partai Perindo Akan All Out di Kampanye Terbuka

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 20 Maret 2019 15:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 20 605 2032634 partai-perindo-akan-all-out-di-kampanye-terbuka-wA8TSquNnz.jpg Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (Foto: Achmad Fardiansyah)

JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, akan all out atau tampil maksimal dalam kampanye terbuka, pada 24 Maret hingga 13 April 2019. Bukan hanya untuk memuluskan langkah Perindo, namun juga untuk mengawal calon presiden nomor 01, Joko Widodo (Jokowi) menangkan pemilihan preiden (Pilpres) 2019.

"Tentu jadwal kampanye sudah tuntas nanti ada kampanye yang juga akan mendampingi Pak Jokowi berkaitan dengan kampanye Pilpres. Kemudian, ada Perindo sendiri semua sudah kita siapkan ada kampanye terbuka juga untuk menggalang massa seperti itu intinya di tempat-tempat yang strategis," ujar Hary Tanoe di JIExpo, Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2019).

(Baca Juga: Kampanye Terbuka, Perindo Tancap Gas Raih Target 60-70 Kursi DPR)

Selain itu, Perindo telah mempersiapkan strategi khusus untuk menarik simpati konstituen di setiap daerah secara maksimal. Jurus andalan Perindo berupa fooging, bazar murah, gerobak dan beberapa kegiatan lain yang bersentuhan dengan masyarakat langsung akan terus dilakukan secara nasional.

"Strategi yang bisa menarik simpati konstituen masyarakat pemilih, jadi setiap daerah lain-lain tapi secara umum aktivitas kita akan kita tingkatkan dengan maksimal," ujarnya.

Rakornas Partai Perindo

Hary Tanoe menambahkan, fogging dan bazar murah akan dibuat serentak secara nasional, ditambah dengan kegiatan lain, seperti iklan televisi. "Itu penting nanti akan kita tingkatkan pada tanggal 24 Maret, kemudian atribut seperti banner spanduk baliho itu akan kita galakan mendekati hari H Pemilu nanti," tuturnya.

(Baca Juga: Jokowi Yakin Partai Perindo Lolos ke Senayan)

Aktivitas rutin itu harus terus dilakukan oleh para kader Perindo secara rutin. Bila semuanya bergerak secara intenstif, maka akan tepat sasaran.

"Aktivitasnya harus lebih intensif itu saja kalau kita bekerja itu mendekati hari H harus semangat kalau kita mau belajar ujian kan begitu juga mau hari hanya kita harus intensif tapi yang tepat sasaran," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini