Sedangkan Sekretaris Ditjen GTK Kemendukbud, Wisnu Aji menjelaskan kebijakan pengiriman guru ke luar negeri sesuai dengan harapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan kualitas SDM, yakni membuka wawasan dan pengetahuan global kepada guru.
Misalnya terkait pelatih skill, pembelajaran abad 21, juga masalah ilmu pendidikan, lokakarya, workshop, observasi sekolah dan kelas, kunjungan industri bagi guru dan tenaga kependidikan di sekolah kejuruan, dan praktek kerja industri.
Lebih lanjut Wisnu Aji mengutarakan, selama mengikuti program pendidikan dan pelatihan di luar negeri, para guru dan tenaga pendidik diharapkan dapat meyerap semua materi yang diberikan, untuk kemudian dipraktikkan serta menyalurkannya kepada sesama guru di daerah masing-masing.
Menurut dia, pelatihan di luar negeri dapat membantu pendidik dan tenaga kependidikan dalam membimbing peserta didik untuk berkembang dalam mengarungi dunia ilmu pengetahuan dan teknologi yang cepat berubah di Abad ke-21, serta menghadapi era Revolusi Industri 4.0.
Penulis: Tim Ditjen GTK
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.