Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wacana Pelarangan PUBG: Bisakah Game Sebabkan Kekerasan?

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Jum'at, 22 Maret 2019 |07:53 WIB
Wacana Pelarangan PUBG: Bisakah <i>Game</i> Sebabkan Kekerasan?
Ilustrasi game PUBG. (Foto: S3Studio/Getty Images)
A
A
A

Apa Itu PUBG dan Apa Reaksi Para Pemain?

PUBG adalah game dengan genre battle royale. Beberapa pemain dipertemukan dalam satu wilayah untuk kemudian saling menyerang agar bisa menjadi pemain terakhir.

Game yang mulai populer di Indonesia sejak 2018 itu dinobatkan sebagai "Game of the Year 2018" oleh platform distribusi game digital Steam. Pada pertengahan tahun lalu, dikabarkan bahwa terdapat 400 juta pemain PUBG di seluruh dunia.

Uniknya, game yang dikembangkan PUBG Corporation ini tidak hanya menarik perhatian anak muda dan remaja, tapi para pemain dewasa.

PUBG. (Foto: Anadolu Agency)

Ibu dua anak bernama Syifa Ristina (35) mengatakan sering bermain PUBG untuk refreshing semata. Ia mengaku kerap memainkan PUBG bersama suami dan kawan-kawannya karena permainan itu menyenangkan.

Ia mengatakan kalau sekadar untuk bermain, game PUBG tidak akan membuat seseorang berperilaku buruk.

"Kalau memang pemain yang terlalu menjiwai banget, kayaknya bisa jadi ada perubahan psikologinya ya. Tapi kalau aku lihat, gamenya cuma sekadar tembak-tembakan lah," katanya.

Meski begitu, Syifa mengatakan game ini lebih cocok dimainkan oleh pemain berusia di atas 21 tahun karena sudah bisa lebih bijaksana dalam membedakan dunia nyata dan maya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement