nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

1.300 Penumpang Dievakuasi Setelah Kapal Pesiar Mati Mesin di Perairan Ganas Norwegia

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 24 Maret 2019 16:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 24 18 2034311 1-300-penumpang-dievakuasi-setelah-kapal-pesiar-mati-mesin-di-perairan-ganas-norwegia-w4RQdqEGOY.jpg Foto: AFP.

OSLO - Tim penyelamat bekerja keras untuk mengevakuasi 1.300 orang dari sebuah kapal pesiar yang terdampar di pantai barat Norwegia. Kapal pesiar Viking Sky mengirimkan pesan darurat pada Sabtu setelah kehilangan tenaga dan hanyut ke arah daratan.

Kapal tersebut mengalami masalah di perairan yang dikenal sulit dan dilaporkan hampir menabrak karang. Sejak mengalami masalah, kapal itu dilaporkan telah berhasil menyalakan kembali tiga dari empat mesinnya dan sedang bergerak ke pelabuhan terdekat dengan bantuan kapal tunda.

Sejauh ini, lebih dari 300 penumpang telah diselamatkan dengan menggunakan helikopter. Sebagian besar yang ada di kapal dikatakan warga negara Inggris atau Amerika Serikat.

"Pada malam hari, lautnya sangat sulit. Perahu itu tergulung dan tergulung ombak. Dan kemudian kita pergi untuk sarapan. Dan kemudian kita pergi untuk pertunjukan film sore, dan kemudian lampu tiba-tiba padam," kata Derek Browne, seorang penumpang dari selatan Inggris, yang berada di kapal bersama istrinya Esther, sebagaimana dilansir BBC, Minggu (24/3/2019).

"Kami diterbangkan dengan helikopter, yang merupakan pengalaman yang cukup menakutkan."

Penumpang lain yang diselamatkan, Janet Jacob, mengatakan kepada kantor penyiar publik Norwegia NRK bahwa dia "belum pernah melihat hal yang begitu menakutkan".

Rekaman video yang diambil di atas kapal memperlihatkan perabotan meluncur di sepanjang lantai saat kapal miring.

Viking Sky mengalami kerusakan mesin pada Sabtu sore saat dalam perjalanan ke Stavanger dari Tromso.

Lima helikopter dan beberapa kapal penyelamat dikerahkan untuk menyelamatkan para penumpang.

Salah satu kapal penyelamat juga kehilangan tenaga mesin dan sebuah surat kabar lokal mengatakan kondisi "brutal" berarti sekoci terpaksa berbalik.

Nelayan Jan Erik Fiskerstrand, yang kapalnya adalah salah satu yang pertama datang untuk membantu Viking Sky, mengatakan kepada surat kabar Aftenposten, "kapal itu hanya sesaat sebelum mengalami masalah yang benar-benar buruk".

Kapal bisa menabrak karang "jika mereka tidak menghidupkan mesin dan mengikat jangkar".

Olav Magne Stromsholm, yang menjadi kapten kapal wisata di daerah itu, mengatakan kepada surat kabar VG bahwa Viking Sky telah berada di "dekat bencana". Dia menyebut perairan di sana "pemakaman kapal".

Mereka yang dibawa ke darat dibawa ke sebuah kompleks olahraga lokal dan akomodasi telah ditemukan bagi mereka di hotel-hotel lokal.

Tujuh belas orang telah dibawa ke rumah sakit setelah dievakuasi dari kapal.

Viking Sky adalah kapal milik Viking Ocean Cruises, yang melakukan pelayaran perdananya pada 2017.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini