Pria Ini Bertarung dengan Harimau Siberia Berbekal Garpu Rumput

Rachmat Fahzry, Okezone · Selasa 26 Maret 2019 16:51 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 26 18 2035218 pria-ini-bertarung-dengan-harimau-siberia-berbekal-garpu-rumput-bohBN6HzeR.jpg Vitaly Saidov memegang garpu rumput yang dipakainya saat bertarung dengan harimau Siberia. Foto/Daily Mail.

KHABAROVSK - Seorang pria Rusia bertarung dengan harimau Siberia yang menyerang salah satu sapi miliknya berbekal garpu rumput.

Peristwia bermula saat Vitaly Saidov sedang berendam di sauna di Rusia timur ketika dia mendengar keributan di kandang sapinya.

"Aku sedang mandi ketika mendengar geraman dan erangan, dan menyadari bahwa sesuatu yang buruk sedang terjadi. Suara-suara itu berasal dari gudang,” kata dia mengutip Daily Mail Selasa (26/3/2019).

Setelah membuka kandang sapi, Saidov melihat keadaan sudah berantakan “dengan darah di mana-mana, dan seekor harimau sedang menerkam sapi.”

"Aku mengambil garpu rumput dan mencoba memukul harimau di punggungnya untuk menakuti dia," ujar Saidov.

Foto/Daily Mail

Garpu rumput memberi Saidov beberapa waktu untuk melarikan diri meski harimau itu menyerangnya. Ia kemudian mengambil senjata di rumahnya.

Harimau Siberia jantan adalah kucing terbesar di dunia, dan umumnya memakan babi hutan, lynx, dan beruang.

Dia berlari ke rumah menarik senjata sambil berteriak ada "Harimau!" kepada istriku.

“Aku menembak sekali, tidak berhasil. Kemudian peluru kedua mengenai kepala harimau dan membunuhnya,” kata Saidov.

BacaHabibat Rusak, Beruang Kutub Cari Makan di Tumpukan Sampah

BacaAkibat Serangan Ayan, Seorang Wanita Tewas Dimakan Babi Hidup-Hidup

Ia mengatakan kepada media Rossiya 1 bahwa dia tidak bermaksud menembak mati harimau itu.

"Aku berpikir akan menembak di salah sudut untuk menakuti harimau," katanya.

“Tetapi harimau itu meninggalkan sapi dan bergegas ke arah saya, apa yang bisa saya lakukan?” lanjut Siadov.

Foto/Daily Mail

Harimau Siberia atau harimau Amur sangat terancam punah dengan tersisa sekitar 550 yang bertahan hidup di alam liar. Bagi pihak yang sengaja membunuhnya akan dihukum penjara.

Namun para pejabat di wilayah Khabarovsk mengatakan Saidov tidak akan dituntut karena menembak harimau itu telah berusia lebih dari 15 tahun dan sudah sangat tua.

"Dia menggunakan pistol untuk membela diri dan keluarganya," kata Oleg Egorushkin, wakil kepala departemen Konservasi Margasatwa di kawasan itu.

Foto/Daily Mail

The Siberian Times melaporkan bahwa Siadov memiliki perkebunan kecil dengan dua sapi jantan dan tiga sapi. Ia punya masalah dengan jantungnya, bahkan alat alat pacu dipasang di jantunya.

Svetlana, Istri Siadov mengatakan tTidak mungkin harimau itu melarikan diri. Dia mulai memakan sapi, “Tidak ada harimau yang akan meninggalkan mangsanya."

Ia mengatakan bahwa suaminya meminta bantuannya. Namun ia bingung harus melakukan apa. “Bagaimana saya bisa membantu? Putri kami ada di rumah bersama cucu kami. Itu malam yang mengerikan," kata Svetlana.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini