nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

26 Napi Kasus Narkoba di Bali Diangkut ke Nusakambangan

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Kamis 28 Maret 2019 04:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 28 244 2035906 26-napi-kasus-narkoba-di-bali-diangkut-ke-nusakambangan-CKquRfhCfk.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

BANGLI – Sebanyak 26 narapidana kasus narkotika dibawa dari Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (Lapastik) Bangli ke Lapas Nusakambangan, Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019). Proses pemindahan narapidana dikawal ketat pasukan Brimob Polda Bali dan Polres Bangli.

Pemindahan 26 narapidana tersebut berlangsung sekira pukul 17.00 wita. Dari dalam lapas, 26 narapidana diangkut menggunakan truk polisi hingga ke depan lapastik, dan selanjutnya dimasukan ke dalam sebuah bus. Tampak, para napi yang dilayar tangannya di borgol dan di rantai pada bagian kakinya.

(Baca Juga: Satgas PAS Kemenkum HAM Sulsel Sidak Napi Korupsi di Lapas Makassar

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Sujonggo didampingi Kepala Lapas Narkotika Bangli Arif Rahman ditemui kemarin mengatakan dari 26 narapidana yang dilayar ke Nusakambangan, 16 di antaranya adalah narapidana yang selama ini mendekam di Lapastik Bangli. Sementara 10 sisanya merupakan narapidana pindahan dari Lapas Kerobokan.

 Ilustrasi

Sujonggo menyebut alasan pemindahan narapidana kemarin karena pihaknya sedang merevitalisasi lapas dan rutan di Provinsi Bali, mengurangi over kapasitas serta mengurangi high risk (resiko tinggi) yang terjadi di dalam lapas dan rutan. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan pemindahan narapidana akan kembali dilakukan dalam upaya revitalisasi lapas dan rutan, dan mengurangi over kapasitas di lapas dan rutan di Bali.

(Baca Juga: Jumlah Narapidana Narkoba Rajai Lapas di Indonesia

Arif Rahman menambahkan, narapidana yang dibawa semuanya merupakan narapidana kasus narkotika. Khusus 16 narapidana yang dibawa dari Lapastik, mereka merupakan narapidana yang sempat mengeroyok dua orang napi lainnya di dalam Lapastik belum lama ini.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini