Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Caleg Perindo Syafril Nasution Siap Kembangkan Perajin Lidi

Taufik Budi , Jurnalis-Kamis, 28 Maret 2019 |17:18 WIB
Caleg Perindo Syafril Nasution Siap Kembangkan Perajin Lidi
Caleg DPR Partai Perindo Syafril Nasution Mendatangi Sentra Kerajinan atatu Roge Roge di Desa Plumutan, Semarang, Jawa Tengah (foto: Taufik Budi/iNews)
A
A
A

SEMARANG - Caleg Perindo Syafril Nasution mendatangi sentra kerajinan lidi atau rogo rege di Desa Plumutan Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Meski hasil produksi kerajinan berbahan dasar lidi ini telah merambah ke sejumlah daerah, namun harga jualnya masih rendah.

Sembari mendengarkan curhat ibu-ibu perajin lidi, Syafril turut menjajal membuat piring dari rangkaian lidi. Meski agak kaku, namun tangannya berhasil menggulung, menganyam, dan membentuk sedemikian rupa hingga piring lidi benar-benar jadi.

Baca Juga: Hadiri Bazar Murah Perindo, Hary Tanoe Ungkap Perjuangan sang Ayah 

Caleg Perindo Syafril Nasution Mendatangi Sentra Kerajinan Lidi atau Rogo Rege di Desa Plumutan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (foto: Taufik Budi/iNews)

Pembuatan rogo-rege ditekuni puluhan ibu-ibu di kampung tersebut, karena bisa dikerjakan di rumah sambil mengasuh anak. Tidak perlu menggunakan alat atau mesin khusus, tetapi hampir semua pekerjaan diselesaikan dengan keterampilan tangan kosong.

“Dengan bantuan modal, mereka bisa membeli lidi lebih gampang. Karena lidi ini bukan dari desa sini melainkan didatangkan dari luar daerah seperti Tasikmalaya dan Pangandaran. Sampai ke sini harga Rp5.000,” ujar Syafril, Kamis (28/3/2019).

Caleg DPR RI Dapil Jateng 1 ini pun berkomitmen untuk membantu para perajin lidi mendapatkan akses permodalan. Sebab, hasil produksi industri rumahan itu telah merambah ke kota-kota besar di berbagai daerah di Tanah Air.

“Ini harus kita angkat, kita bantu. Kalau kita lihat produk ini dijual di supermarket-supermarket di Jakarta cukup mahal,” lugas dia.

Harga jual rogo-rege dari tangan perajin masih sangat rendah. Misalnya piring lidi hanya dihargai 2.500 rupiah per buah. Padahal satu ikat sapu lidi yang didatangkan dari luar daerah hanya bisa menjadi tiga buah piring.

Baca Juga: Caleg Henry Indraguna Siap Perjuangkan Aspirasi Petani Bila Terpilih 

Caleg Perindo Syafril Nasution Mendatangi Sentra Kerajinan Lidi atau Rogo Rege di Desa Plumutan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (foto: Taufik Budi/iNews)

“Inilah yang harus kita bantu, supaya perajin di sini hidupnya lebih sejahtera. Tinggal sekarang bagaimana kita bantu dari sisi modal, kemudian kita promosikan, sehingga ini bisa dijual langsung kepada pemakai agar bisa mendapatkan harga yang lebih baik,” terangnya.

“Ini yang perlu menjadi perhatian Partai Perindo ke depan nanti,” ucap dia.

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement