Kisah Maggie Dickson, Perempuan yang Hidup Kembali Setelah Jalani Hukuman Gantung

Rachmat Fahzry, Okezone · Jum'at 29 Maret 2019 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 29 18 2036623 kisah-maggie-dickosn-perempuan-yang-hidup-kembali-setelah-jalani-hukuman-gantung-7dIZyy6fl9.jpg Ilustrasi Foto/Okezone


Maggie Dickson hidup sekitar tahun 1702 hingga sekitar tahun 1765. Dia adalah seorang istri penjual ikan yang menjadi terkenal setelah dihukum mati karena membunuh bayinya yang baru lahir.

Namun dia selamat dari eksekusi dan kemudian dikenal sebagai Half-Hangit Maggie.

Dia menikah dengan seorang nelayan, tapi pergi untuk bekerja dengan Angkatan Laut Kerajaan atau ada yang menyebut ia bekerja di armada perikanan di Newcastle.

Pada 1723 Maggie mendapat pekerjaan di sebuah penginapan di Kelso, kemudian dia hamil setelah menjalin hubungan dengan putra pemilik penginapan itu.

Maggie menyembunyikan kehamilannya dan bayinya lahir prematur. Tidak jelas apakah bayi itu lahir mati atau meninggal tak lama setelah lahir.

Apa pun yang terjadi, Maggie meninggalkan mayat bayinya di tepi Sungai Tweed, mayat itu kemudian ditemukan.

Maggie ditangkap dan kemudian diadili di Edinburgh. Beberapa sumber mengatakan dia didakwa berdasarkan Concealment of Pregnancy Act. Dia dihukum mati.

Maggie dihukum gantung di sebuah eksekusi publik di Edinburgh's Grassmarket pada 2 September 1724.

Teman-teman dan kerabat Maggie memasukkan jenazahnya ke dalam peti mati untuk dibawa ke Musselburgh untuk dimakamkan.

Namun dalam perjalanan, terdengar suara berisik dari peti mati, tutup peti mati juga terlihat bergerak.

Ternyata Maggie masih hidup. Dia cukup sehat untuk menjalani sisa perjalanan ke Musselburgh pada esok harinya.

Maggie tidak dapat dituntut lebih lanjut karena hukuman pengadilan telah dilaksanakan. Dia pun hidup selama 40 tahun.

Kisah Maggie dikenang dengan nama Maggie Dickson's Pub, yang menghadapi eksekusi gantung di Edinburgh's Grassmarket.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini