KUPANG - Gempa tektonik bermagnitudo 4,9 mengguncang wilayah Bima dan Dompu, Nusa Tenggata Barat (NTB), Jumat (29/3/2019) sekitar pukul 22.00 Wita.
Gempa yang guncangannya juga dirasakan masyarakat di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat di Pulau Flores itu berada pada titik koordinat 8,45 LS dan 119,79 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 12 km barat laut Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kedalaman 192 km.
Kepala Balai Besar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar, M Taufik Gunawan dalam rilisnya menyebutkan bahwa dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah.
Gempa bumi ini kata dia, sebagai akibat hasil interaksi subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. "Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Bima dan Dompu III MMI dan Labuan Bajo II MMI," katanya.
Sementara dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. "Gempa bumi yang mengguncang itu tak berpotensi tsunami sehingga masyarakat diharapkan tetap tenang," katanya.
Selanjutnya, masyarakat juga diimbau tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. "Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," tuturnya.
(Rizka Diputra)