Baca Juga: "Mendung Syahdu" Bikin Perindo Semangat Fogging Permukiman di Tengah Hutan

Sementara itu Denny Adin menyampaikan, sedikitnya ada 600 kepala keluarga (KK) yang rumahnya diasapi. Fogging sendiri merupakan permintaan dari warga yang khawatir dengan penyebaran wabah DBD.
"Tadi kita sempat berhenti sebentar karena hujan. Karena percuma kalau fogging waktu hujan. Sebenarnya nyamuk DBD kan keluarnya jam 8 pagi sampai jam 11 siang. Terus nanti jam 2 sampai jam 5 sore. Diluar jam itu dia tidak menggigit," kata Ketua Umum DPP Rescue Perindo itu.
Karena terletak di daerah perkampungan, lingkungan di sekitar lokasi cenderung tidak terawat. Banyak saluran air yang mampet hingga airnya tergenang.