Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sidang Najib Razak, Mantan PM Malaysia yang Diadili Skandal Keuangan Global

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Rabu, 03 April 2019 |21:30 WIB
Sidang Najib Razak, Mantan PM Malaysia yang Diadili Skandal Keuangan Global
Najib Razak (Reuters)
A
A
A

Sasaran lain dari penyelidikan ini adalah pebisnis Malaysia Low Taek Jho yang memainkan peran di balik dari layar transaksi-transaksi 1MDB.

Ia dituduh menyelewengkan uang untuk dirinya sendiri dan rekan-rekannya. Low membantahnya dan kini keberadaannya tidak diketahui.

Ia memiliki kapal pesiar super mewah bernama Equanimity seharga USD250 juta (Rp3,5 trilyun) yang diduga dibeli dari uang hasil penyelewengan tersebut. Pada tahun 2018, kapal pesiar itu disita oleh pihak berwenang.

Pengadilan menyetujui pada Rabu (03/04) terkait penjualan kapal itu senilai USD126 juga (Rp1,8 trilyun) kepada perusahaan kasino Genting Malaysia.

Menurut Jaksa Agung Malaysia, penjualan ini merupakan jumlah uang terbesar yang berhasil diselamatkan oleh Malaysia dari skandal 1MDB ini.

Setidaknya enam negara termasuk Singapura dan Amerika Serikat telah melakukan penyelidikan pencucian uang dan korupsi terhadap 1MDB.

Bank investasi Goldman Sachs merupakan salah satu pemain terbesar yang terlibat dalam skandal ini.

Pemerintah Malaysia telah mengajukan tuntutan kriminal terhadap Goldman Sachs, menuduh bank membantu penyelewengan uang tersebut.

Tim Leissner yang bekerja sebagai Direktur Goldman Sachs di Asia Tenggara menyatakan diri bersalah karena keikutsertaan dalam penyuapan dan pencucian uang.

Presiden Direktur Goldman Sachs, David Solomon, meminta maaf kepada rakyat Malaysia untuk peran Leissner dalam skandal ini, tapi ia menyatakan bahwa lembaganya turut dibohongi dalam soal rincian transaksi yang terjadi.

(Fakhri Rezy)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement