"Sekarang antar pertemanan jadi konflik gara-gara agama digunakan sebagai alat politik. Ini berbahaya,” ujar Benny.
Ia mengajak media massa mengambil peran untuk menyadarkan masyarakat agar memiliki budaya kritis. Dengan demikian praktik politisasi agama bisa diminimalisir. "Bagaimana media mendidik masyarakat tidak lagi menggunakan politisasi agama. Jangan diberi ruang politisasi simbol agama," tegasnya.
Benny melanjutkan, agama hendaknya tidak dijadikan alat untuk menyerang lawan politik, apalagi menghancurkan karakter. Pasalnya yang dirugikan adalah khalayak luas. "Agama bukan jadi alat untuk menyerang lawan politik dan menghancurkan karakter, yang rugi publik. Hati-hati ketika agama jadi aspirasi untuk kepentingan kekuasaan maka dia jadi alat untuk menghancurkan peradaban," ungkapnya.
Benny juga meminta KPU dan Bawaslu bertindak tegas terhadap pihak yang mempolitisasi agama. "Tindak pihak-pihak yang menggunakan rumah ibadah sebagai alat politik. Ketegasan penting karena selama KPU dan Bawaslu tidak tegas maka kita akan menghancurkan masa depan kita," pungkasnya.
(Fetra Hariandja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.