nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pose 1 Jari Disoal, Bupati Sragen Ungkap Makna Sebenarnya

Agregasi Solopos, Jurnalis · Sabtu 06 April 2019 12:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 06 512 2039847 pose-1-jari-disoal-bupati-sragen-ungkap-makna-sebenarnya-3vyRLhPxX5.jpg Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati sedang pose satu jari (Foto: Ist)

SOLO - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati memberikan penjelasannya terkait pose satu jari saat berfoto bersama forum pimpinan daerah di acara Sosialisasi Partisipatif Pemilu di Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen, Sabtu 30 Maret 2019 malam.

Saat ditanya di GOR Diponegoro Sragen, Jumat 5 April 2019, Yuni menyatakan pose satu jari itu hanya untuk menunjukkan bahwa dirinya sebagai bupati yang merupakan orang nomor satu di Sragen.

Yuni menjelaskan, saat berpose itu para pimpinan daerah menunjukkan gaya bebas. “Saya pun bergaya bebas. Kalau kemudian menunjukkan jari telunjuk itu bukan apa-apa, saya hanya menunjukkan kalau saya itu orang nomor satu di Kabupaten Sragen. Kan Bupati itu orang nomor satu di Kabupaten Sragen,” katanya.

(Baca Juga: Bupati Sragen Dilaporkan ke Bawaslu karena Pose Satu Jari

Ilustrasi

Kendati demikian, Yuni menyatakan siap memberikan keterangan kepada Bawaslu. Dia mengatakan, teknisnya mestinya Bawaslu yang datang ke Kantor Dinas Bupati Sragen.

Sebagaimana diinformasikan, Bupati Yuni dilaporkan ke Bawaslu Sragen oleh BPD Koalisi Prabowo-Sandi Sragen terkait foto yang menunjukkan dirinya mengacungkan satu jari di acara Sosialisasi Partisipatif Pemilu di Alun-alun Sasana Langen Putra Sragen, Sabtu 30 Maret 2019 lalu.

Pose Yuni itu dinilai sebagai keberpihakan kepada salah satu pasangan calon dalam Pilpres 2019. Karenanya Bupati dianggap melanggar aturan pemilu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini