nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

2 Warga Terserang DBD, Caleg Perindo Asapi Permukiman Padat di Purworejo

Taufik Budi, Jurnalis · Sabtu 06 April 2019 15:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 06 512 2039901 2-warga-terserang-dbd-caleg-perindo-asapi-permukiman-padat-di-purworejo-kSM18pw59Q.jpg Partai Perindo asapi permukiman padat penduduk di Purworejo (Foto: Taufik/iNews)

PURWOREJO - Partai Perindo mengerahkan pasukan untuk melakukan fogging di permukiman padat penduduk di Purworejo Jawa Tengah. Mereka bergerak cepat ke lokasi setelah mendapat laporan dua warga terserang demam berdarah dengue (DBD) hingga dilarikan ke rumah sakit.

Fogging digelar di Kelurahan Semawungdaleman RW 4 Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo. Petugas menyisir sedikitnya 200 rumah warga di permukiman itu untuk memberantas nyamuk Aedes aegypti yang menyebarkan DBD.

"Tadi kita mengerahkan tim yang terdiri dari pengurus DPC dan DPD untuk mengasapi rumah-rumah di sini. Semua kita fogging karena warga khawatir akan terjadi korban DBD berikutnya," ujar Sekretaris DPD Partai Perindo Purworejo Kussri Wahyuningsih, Sabtu (6/4/2019).

(Baca Juga: Warga Kemanggisan Tumpah Ruah Senam Bersama Caleg Perindo)

Pihaknya mengerahkan dua alat fogging agar pemberantasan sarang nyamuk berjalan cepat dan efektif. Kedatangan tim fogging itu mendapat sambutan antusias warga, dengan mengarahkan tempat-tempat yang perlu difogging.

"Warga ikut serta memegang alat fogging. Mereka bersemangat sekali untuk membantu kita untuk memberantas nyamuk penyebar DBD. Kebetulan kita bawa dua alat sehingga yang satu secara bergantian digunakan warga namun tetap didampingi tim dari kami," tukas Caleg DPRD Purworejo itu.

Dalam kesempatan itu juga diterjunkan sejumlah Caleg Partai Perindo untuk bersosialisasi dengan warga sekaligus menyerap aspirasi. Mereka juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan pola hidup sehat agar tak mudah terserang penyakit.

"Kita terjunkan delapan caleg di daerah ini untuk sekaligus memberikan pendidikan politik tentang tata cara mencoblos. Kita bawa sampel surat suara agar warga besok ketika pencoblosan memiliki bayangan bagaimana memilih calon pemimpinnya," tukas Caleg Dapil 3 (Bayan, Banyuurip) nomor urut 1 tersebut.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini