Survei SCG Consulting: Jokowi-Ma'ruf 77,69% dan Prabowo-Sandi 20,19%

Syaiful Islam, Jurnalis · Sabtu 06 April 2019 08:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 06 605 2039802 survei-scg-consulting-jokowi-ma-ruf-77-69-dan-prabowo-sandi-20-19-rloKBqacpF.jpg Capres 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Capres 02 Prabowo Subianto (foto: Okezone)

SURABAYA - Elektabilitas pasangan Jokowi - Ma'ruf unggul jauh dibandingkan pesaingnya yakni Prabowo - Sandi di Dapil Jatim 1 meliputi Surabaya dan Sidoarjo. Ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan SCG Research and Consulting.

Untuk pasangan nomor urut 1 ini elektabilitasnya mencapai 77,69 persen. Sedangkan untuk pasangan nomor urut 2 elektabilitasnya menyentuh angka 20,19 persen. Sedangkan yang belum memutuskan pilihan yakni 2,12 persen.

Baca Juga: Survei Terbaru LSI: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 56,8%, Prabowo-Sandi 36,8% 

"Sample sebanyak 520 responden. Tingkat kepercayaan adalah 98 persen. Simpangan baku adalah 0,5 persen. Margin of Error adalah 2,45 persen. Tanggal survei dilakukan pada 17 sampai 24 Maret 2019. Pembiayaan survei dari internal," terang Direktur Eksekutif SCG Consulting, Didik Prasetiyono, Sabtu (6/4/2019).

Direktur Eksekutif SCG Consulting, Didik Prasetiyono (Syaiful)	 

Didik menjelaskan, di Jatim l (Surabaya dan Sidoarjo) Jokowi-Ma’ruf memperoleh elektabilitas 77,69 persen, Prabowo-Sandi 20,19 persen dan belum memutukan pilihan 2,12 persen. Elektabilitas Jokowi - Ma’ruf disumbang dari Kota Surabaya yang secara signifikan menyumbang 82,9 persen elektabilitas, sementara Prabowo Sandi 14,84 persen.

Pemilih yang belum menentukan pilihan di Kota Surabaya sebanyak 2,26 persen. Di Kabupaten Sidoarjo Jokowi - Ma’ruf memperoleh elektabilitas 70 persen dan Prabowo Sandi 28.1 persen, sementara undecided voters 13 persen. Jokowi-Ma’ruf unggul secara di semua kelompok demografis. Jenis kelamin, tingkat pendidikan, agama, segmen oekerjaan/profesi, dan segmen tingkat ekonomi.

Khusus pada Demografis agama, sub pertanyaan asosiasi identitas kelompok, ditemukan bahwa Responden yang mengasosiasikan diri sebagai Pemilih dengan identitas kelompok NU (57,7 persen populasi penelitian) menyatakan 86.33 persen akan memilih Jokowi - Ma’ruf dan 11 persen memilih Prabowo-Sandi, sementara undecided voters adalah 2,67 persen.

"Yang menarik ada pada Responden yang mengasosiasikan diri sebagai pemilih dengan identitas kelompok Muhammadiyah (3,85 persen populasi penelitian) ditemukan bahwa 100 persen responden akan memilih Prabowo - Sandi," ungkapnya.

Ia menambahkan, tingginya elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di Jatim I ini diperoleh dari beberapa hal. Diantaranya kepuasan terhadap pemerintahan Jokowi-JK 84,62 persen, kualitas oemerintahan Jokowi-JK dianggap Iebih baik dibanding sebelumnya (86,92 persen).

Jokowi-Prabowo saat ambil nomor urut di KPU. (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

Baca Juga: Head to Head Jokowi-Ma'ruf Vs Prabowo-Sandi di 6 Survei Terakhir 

Persepsi pemerintahan bersih/tidak korup 73.27 persen, kemanfaatan pembangunan di era Jokowi - JK 88,65 persen. Serta optimisme pertumbuhan perekonomian 73,65 persen.

"Hoax yang beredar ditemukan berpengaruh terhadap elektabilitas Jokowi-Ma'ruf, terhadap tingkat kepercayaan Responden pada hoaks yang beredar seperti Indonesia terlilit hutang 25,58 persen, serbuan TKA illegal 44,23 persen, Jokowi dalam pengaruh asing 22.12 persen dan kemiskinan meningkat 38,46 persen," ujar Didik.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini