Hal ini untuk menghadapi risiko jika Turki tidak mengindahkan permintaan Washington supaya membatalkan kontrak pembelian sistem senjata pertahanan udara canggih S-400 dari Rusia.
Baca juga: 330 Senjata Kimia Digunakan Selama Perang di Suriah, Paling Banyak Rezim Assad
Selesai pembicaraan hari Senin, Presiden Erdogan menandaskan negaranya menganggap pembelian senjata dari Rusia itu sudah rampung dan negaranya tidak akan tunduk pada desakan.
(Fakhri Rezy)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.