TKN Tanggapi Bijak Hasil Survei yang Tunjukkan Jokowi Menang Tipis

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 10 April 2019 04:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 10 605 2041350 tkn-tanggapi-bijak-hasil-survei-yang-tunjukkan-jokowi-menang-tipis-Wg7smmRh90.jpg

JAKARTA - Juru bicara milenial Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Muhammad Shujahri memberikan tanggapan terkait elektabilitas pasangan calon nomor urut 01 tersebut yang terpaut sangat tipis dengan Prabowo-Sandiaga Uno.

Seperti diketahui sebelumnya, Voxpol Center Research and Consulting baru saja merilis survei. Hasilnya, pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin memiliki elektabilitas sebanyak 48,8 persen, sedangkan Prabowo - Sandiaga Uno 43,3 persen.

Mengenai hasil survei itu, Muhammad Shujahri menanggapi dengan bijak. Menurutnya, setiap lembaga survei mempunyai cara masing-masing untuk menemukan hasilnya. Namun meskipun demikian, TKN dan relawan tetap akan terus memaksimalkan memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin.

"Kalau dikaitkan dengan 01, tentunya sekarang kan masa kampanye terbuka, semua mesin-mesin politik, kita maksimalkan dengan baik. Buat teman-teman relawan kerja di medsos dimaksimalkan," ujar Muhammad Shujahri di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2019).

(Baca Juga: Hasil Survei Voxpol Center: Jokowi-Ma'ruf Amin Unggul Tipis dari Prabowo-Sandi)

"Bahkan TKN selalu berani untuk mengambil ambang batas bawah, jadi kita selalu ambil margin batas bawah, itu untuk memacu tim untuk bekerja, sehingga tim-tim di lapangan bisa menjelaskan dengan baik, dan TKN optimis dari debat itu kita bisa menambah suara," tambahnya.

Menurut Pangi Chaniago, elektabilitas dari masing-masing pasangan calon masih bergerak secara dinamis. Hal tersebut dikuatkan dengan elektabilitas dari strong voter yang dimana Jokowi-Ma'ruf Amin memperoleh 43,1 persen dan Prabowo-Sandiaga 40,9 persen.

"Rendahnya angka strong voters ini akan mempengaruhi peta politik secara luas dan akan berpotensi merubah peta politik secara drastis, di sisi lain pemilih kita juga masih cair, partai ID kita juga masih rendah, relatif kecil pemilih setia dalam partai, biasanya faktor figur menjadi dasar pertimbangan mereka memilih," papar Pangi Chaniago.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini