KPU Minta Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Hasil Pilpres Luar Negeri

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 10 April 2019 18:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 10 605 2041685 kpu-minta-polisi-tangkap-penyebar-hoaks-hasil-pilpres-luar-negeri-DhmzqqdBAo.jpg Ketua KPU Arief Budiman (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman meminta aparat kepolisian segera menelusuri dan menangkap oknum penyebar hoaks terkait hasil Pilpres 2019 di luar negeri.

"Karena kalau harus pakai laporan, terus terang saja prosesnya kan panjang. Kami sebetulnya energinya itu tidak banyak, karena sudah tercurahkan tenaganya dengan persiapan-persiapan pelaksanaan pemilu ini," kata Arief di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).

(Baca Juga: TKN: BPN Bikin Survei 'Asal Bapak Senang'

Ilustrasi

Arief memastikan kabar itu adalah hoaks atau palsu. Sebab, pihaknya baru akan melaksanakan penghitungan suara di TPS luar negeri yang tersebar di 130 kota dan 5 benua pada Rabu, 17 April 2019 mendatang.

"Saya ingin katakan kalau hasil sebagiamana beredar, ada hasil pemilu di luar negeri itu tidak benar. Karena penghitungannya baru akan dimulai tanggal 17 (April 2019)," ujarnya.

(Baca Juga: Milenial di Bekasi Diyakini Akan Labuhkan Suara ke Jokowi-Ma'ruf Amin

Sebelumnya, beredar kabar mengenai hasil pemilu Pilpres di luar negeri yang tersebar digrup pesan singkat Whatsapp dan media sosial lainnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini