JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman meminta aparat kepolisian segera menelusuri dan menangkap oknum penyebar hoaks terkait hasil Pilpres 2019 di luar negeri.
"Karena kalau harus pakai laporan, terus terang saja prosesnya kan panjang. Kami sebetulnya energinya itu tidak banyak, karena sudah tercurahkan tenaganya dengan persiapan-persiapan pelaksanaan pemilu ini," kata Arief di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).
(Baca Juga: TKN: BPN Bikin Survei 'Asal Bapak Senang')

Arief memastikan kabar itu adalah hoaks atau palsu. Sebab, pihaknya baru akan melaksanakan penghitungan suara di TPS luar negeri yang tersebar di 130 kota dan 5 benua pada Rabu, 17 April 2019 mendatang.