nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Baru Penganiayaan Audrey, Polemik Hasil Visum hingga Kritik untuk Youtubers

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 06:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 12 337 2042334 fakta-baru-penganiayaan-audrey-polemik-hasil-visum-hingga-kritik-untuk-youtubers-6gk0GNOCk7.jpg

JAKARTA - Beberapa fakta baru muncul berkaitan dengan kasus dugaan perundungan dan penganiayaan terhadap Audrey (14), siswi SMP di Pontianak, Kalimantan Barat, oleh para siswi SMA setempat masih jadi sorotan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise yang akan memberikan pendampingan khusus kepada Audrey dan 3 orang pelaku.

Berikut Okezone rangkum terkait fakta baru mengenai kasus dugaan perundungan dan penganiayaan terhadap Audrey (14).

1. Menteri PPPA Berikan Perlindungan


Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise yang akan memberikan pendampingan khusus kepada Audrey dan 3 orang tersangka.

"Kami akan mendampingi secara khusus untuk korban. Begitu juga dengan tersangka,'' kata Yohana, usai menghadiri peresmian 15 Centra Kerajianan Kelompok LPW Melati, di Gedung Olahraga (GOR) Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, Kamis (11/4/2019).

2. KPAI Cek Langsung Kondisi Audrey di Pontianak

Ketua Komisi Perilindungan Anak Indonesia (KPAI), Susanto menjenguk Audrey di Lantai 3 Ruang Orchid Rumah Sakit Promedika Kota Pontianak, Kamis (11/4/2019).

"Kami datang ke sini karena kami memberikan dukungan moril kami kepada adik Audrey yang sedang menjalani rehab medis," ungkap Susanto.

3. Kuasa Hukum AU Minta Visum Ulang

Pengacara keluarga AU, Daniel Edward Tangkau, meminta agar korban AU dapat divisum ulang. Hal ini dikarenakan dari pihak kepolisian yang menyebut tidak ada tanda kekerasan.

"Pastinya saat mendengar hasil visum keluarga bingung, karena kan korban ada dibenturkan kepalanya ke aspal, dipukul ditendang. Hal ini yang harus dibuktikan, untuk itu kami meminta pihak Kepolisian untuk mengulang hasil visum. Belum ada kata menerima atau menolak, tetapi meminta visum ulang," kata dia

4. Polisi Segera Rampungkan Berkas Perkara Kasus Penganiayaan terhadap Audrey

Pihak kepolisian tengah merampungkan berkas perkara penganiayaan terhadap siswi SMP berinisial AU, di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetio, mengatakan saat ini sebanyak 12 saksi telah diperiksa. Berkas perkara penganiayaan yang diduga dilakukan oleh 3 orang siswi SMA itu ditargetkan bisa dilimpahkan ke kejaksaan besok (hari ini)

"Berkas perkara sedang diselesaikan hari ini, pemeriksaan saksi dan tersangka selesai. Kalau pemberkasan rampung hari ini, pelimpahan berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) direncanakan besok," kata Dedi di Mabes Polri, Kamis (11/4/2019).

5. Kak Seto Kritik Youtubers dan Artis yang Datangi Audrey


Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Seto Mulyadi menilai Kedatangan artis dan beberapa Youtubers Indonesia dengan niat menghibur korban kekerasan dan penganiayaan, Audrey merupakan hal yang tidak tepat.

"Mungkin niatnya baik dan korban suka didatangi artis, namun jangan sampai jadi senjata makan tuan, bukan saja yang ingin berniat baik, tetapi permasalahan korban, termasuk para tersangka beban psikisnya sangat berat, terguncang jiwanya dan akan lebih sulit kita membenahi kejiwaan dari korban dan para pelaku," kata Kak Seto, Kamis (11/4/2019).

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini