nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Penutupan, 88% Jamaah Calon Haji Sudah Melunasi BPIH

Amril Amarullah, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 10:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 12 337 2042389 jelang-penutupan-88-jamaah-calon-haji-sudah-melunasi-bpih-bpw9dJ022E.jpg Ilustrasi jamaah haji. (Foto: Ist)

JAKARTA – Proses pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1440 Hijriah/2019 Masehi Tahap I mendekati masa akhir. Dibuka sejak 19 Maret 2019, pelunasan BPIH Tahap I akan ditutup pada 15 April.

"Sampai penutupan sore kemarin, sudah 179.892 jamaah atau 88,18 persen yang sudah melakukan pelunasan," terang Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Muhajirin Yanis, di Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Ia mengatakan, pelunasan BPIH di setiap provinsi sudah di atas 80 persen. Ada 12 provinsi yang persentase pelunasannya sudah di atas 90 persen.

Bangka Belitung menduduki posisi teratas dengan raihan 96,23 persen jamaahnya sudah melunasi BPIH. Dari kuota 1.061, sebanyak 1.021 jamaah haji Babel sudah melakukan pelunasan.

"Untuk provinsi dengan jamaah terbanyak yang melakukan pelunasan adalah Jawa Barat. Dari kuota 38.567, sebanyak 34.620 jamaah sudah melunasi," ujar Muhajirin.

Lima provinsi lainnya dengan jumlah jamaah terbanyak yang sudah melunasi BPIH adalah Jawa Timur 29.840 (85,17 persen); Jawa Tengah 27.659 (91,51 persen); Banten 8.490 (90,13 persen); Sumatera Utara 7.284 (87,84 persen); dan DKI Jakarta 6.683 (84,69 persen).

Muhajirin mengaku pihaknya sudah menyampaikan imbauan kepada para Kepala Bidang Haji di kanwil Kemenag provinsi seluruh Indonesia agar memberitahukan kembali kepada jamaah yang belum untuk segera melakukan pelunasan.

Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Penetapan Kuota Haji Tahun 1440 Hijriah/2019 Masehi mengatur bahwa kuota haji Indonesia berjumlah 221.000. Jumlah ini terdiri dari 204.000 kuota haji reguler dan 17.000 kuota haji khusus. Kuota haji reguler terbagi menjadi dua yaitu 202.487 untuk jamaah haji dan 1.513 untuk tim pemandu haji daerah (TPHD).

"Jamaah yang belum melunasi sebanyak 24.108 orang atau 11,82 persen," tutur Muhajirin, "Untuk tim pemandu haji daerah atau TPHD belum ada satu pun yang melakukan pelunasan."

Pelunasan dilakukan setiap hari kerja dengan waktu pembayaran untuk Indonesia Bagian Barat pukul 08.00–15.00 WIB, Indonesia Bagian Tengah pukul 09.00–16.00 Wita, dan Indonesia Bagian Timur pukul 10.00–17.00 WIT.

"Mulai tahun ini, selain datang langsung ke bank penerima setoran awal (BPS), pelunasan juga bisa dilakukan secara non-teller melalui ATM, internet, dan mobile banking," sambungnya.

Jika sampai penutupan masih terdapat sisa kuota, lanjut Hanif, maka akan dibuka pelunasan tahap II. "Pelunasan tahap II akan berlangsung dari 30 April hingga 10 Mei 2019," ujar Hanif.

Berikut ini jamaah haji yang berhak melunasi BPIH tahap II:

1. Jamaah haji yang berhak melunasi pada tahap I namun pada saat proses pelunasan mengalami kegagalan pembayaran;

2. Jamaah haji yang nomor porsinya telah masuk alokasi kuota tahun 1440 hijriah/2019 masehi yang sudah berstatus haji.

3. Jamaah haji yang akan menjadi pendamping bagi jamaah haji lanjut usia (minimal 75 tahun) yang telah melunasi pada tahap I. Syaratnya, pendamping harus terdaftar sebelum tanggal 1 januari 2017 dan terdaftar di provinsi yang sama;

4. Jamaah haji penggabungan suami/istri dan anak kandung/orangtua yang terpisah. Syaratnya, jamaah yang akan digabungkan juga harus terdaftar sebelum tanggal 1 januari 2017 dan terdaftar di provinsi yang sama;

5. Jamaah haji lanjut usia minimal 75 tahun per tanggal 7 Juli 2019 yang telah memiliki nomor porsi dan terdaftar haji reguler sebelum tanggal 1 Januari 2017;

6. Jamaah haji yang masuk nomor porsi berikutnya berdasarkan database SISKOHAT sebanyak 5 persen dari jumlah kuota provinsi dan/atau kabupaten/kota yang berstatus belum haji dan telah berusia 18 tahun atau sudah menikah (cadangan).

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini