nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peradi Siap Kawal Proses dan Hasil Pemilu 2019

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 14 April 2019 20:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 14 337 2043404 peradi-siap-kawal-proses-dan-hasil-pemilu-2019-yI57lNl2MQ.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi), Fauzie Yusuf Hasibuan menegaskan bahwa Peradi secara kelembagaan bersifat independen dan nonpartisan, sehingga tidak dibenarkan mendukung pasangan capres maupun partai politik tertentu tertentu.

Hal itu dilontarkan Fauzie menanggapi maraknya kelompok advokat yang menyatakan dukungan terhadap pasangan capres tertentu pada Pilpres 2019 mendatang.

"Melalui surat tertanggal 9 April 2019 yang ditujukan pada segenap DPC dan organ Peradi se-Indonesia telah menegaskan bahwa kelompok advokat yang dimaksud (mendukung capres tertentu-red) tidak terafiliasi dengan Peradi, melainkan bersifat pribadi," ujar Fauzie di Jakarta, Minggu (14/4/2019).

Hal senada disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPN Peradi, Rivai Kusumanegara. Menurutnya, Peradi tidak boleh mendukung pasangan capres maupun partai politik tertentu karena bertentangan dengan Pasal 28 Undang-Undang Advokat.

Bila terdapat pribadi-pribadi anggotanya yang secara terang-terangan mendukung pasangan capres tertentu, maka lanjut Rivai, hal itu merupakan hak konstitusional seorang warga negara. Bahkan, dirinya mengimbau agar anggota Peradi turut serta menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019.

Ilustrasi Peradi

"Advokat itu punya pendirian dan tidak bisa dipengaruhi. Ingin pro capres A atau capres B, silakan saja dan itu hak azasi. Justru jangan golput karena ambivalen dengan karakter advokat," kata Rivai, Minggu (14/4/2019).

Sebagai bentuk dukungan terhadap Pemilu 2019, sejak dua tahun lalu lanjut Rivai, Peradi bekerjasama dengan Mahkamah Konstitusi (MK) telah melakukan bimbingan teknis terkait menghadapi sengketa kepemiluan terhadap 550 advokat dari berbagai wilayah di Tanah Air.

"Kami telah membekali 550 advokat profesional yang siap mengawal proses dan hasil pemilu. Baik KPU, Bawaslu, partai, capres dan caleg manapun bisa menggandeng advokat Peradi guna memastikan pesta demokrasi yang luber dan jurdil," tuturnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini