24 WNI di Korea Utara Gunakan Hak Pilihnya pada Pemilu 2019

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 15 April 2019 10:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 15 605 2043580 24-wni-di-korea-utara-gunakan-hak-pilihnya-pada-pemilu-2019-IAwJg707Fb.jpeg Dok. KBRI Pyongyang.

PYONGYANG – Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) di Pyongyang telah menyelenggarakan pemilihan umum untuk warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Ibu Kota Korea Utara pada Minggu, 14 April. Pemungutan suara digelar di tempat pemungutan suara luar negeri (TPS-LN)-001 di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Pyongyang mulai pukul 08.00 sampai 18.00 waktu setempat.

Pemungutan suara berjalan dengan lancar dengan diikuti 24 WNI, yang terdiri dari 16 daftar pemilih tetap (DPT), 6 daftar pemilih tambahan (DPTb), dan 2 daftar pemilih khusus (DPK). Di antara pemilih terdapat seorang turis asal Indonesia yang sedang berkunjung.

”Dengan jumlah tersebut, tingkat partisipasi WNI di Korea Utara pada Pemilu 2019 mencapai 100 persen, bahkan lebih karena ada satu orang tambahan. Proses pemungutan suara berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Walau pemungutan suara telah selesai, namun penghitungan suara di Pyongyang baru akan dilaksanakan pada Rabu 17 April 2019,” kata Ketua PPLN Pyongyang, Cecep Junaria dalam keterangan pers yang diterima Okezone.

Duta Besar RI di Pyongyang, Berlian Napitupulu sebelumnya telah mengimbau kepada semua WNI di Pyongyang untuk berpartisipasi dalam pemilu 2019 dengan menggunakan hak pilihnya. Dia mengingatkan bahwa pemilu adalah kesempatan langka yang datang setiap lima tahun sekali dan sangat penting untuk menentukan pemimpin bangsa dan negara setidaknya untuk lima tahun mendatang.

“Makanya jangan sampai tidak menggunakan haknya alias golput. Dan tolong agar semua pihak melaksanakan tugasnya masing-masing dengan baik dan secara bertanggungjawab,” pungkas Dubes Berlian.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini