“Saya berharap pemerintah terus memberikan dukungan terhadap kesuksesan kegiatan tahunan ini. Sehingga transaksi yang dihasilkan pun lebih besar untuk tahun ini,” katanya.
BBTF tetap diminati oleh pelaku industri pariwisata Bali sebagai tempat untuk mengenalkan produk-produknya kepada tour operator (TO) dari luar negeri. Pasalnya, setiap tahun penyelenggaraan event promosi pariwisata berkelas internasional tersebut mampu mendatangkan ratusan TO potensial yang berasal dari sejumlah negara.
I Ketut Ardana mengungkapkan, TO yang hadir pada setiap promosi pariwisata tahunan ini merupakan travel agent luar negeri yang membawa puluhan ribu wisatawan ke Bali.
"Sehingga BBTF tempat yang tepat bagi industri pariwisata Bali dan sekitarnya untuk mempromosikan produk wisatanya. Karena yang hadir memang pembeli atau TO yang potensial," kata I Ketut Ardana.
Per hari ini, ungkap I Ketut Ardana, baru 107 seller/penjual dari kalangan industri pariwisata baik dari Bali dan daerah lainnya di Indonesia yang registered. Para pelaku pariwisata pun masih punya kesempatan untuk register menjadi seller di ajang BBTF tahun ini.