Hasil Pilpres 2019 Diprediksi Tak Berbeda Jauh dengan Hasil Survei

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 04:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 16 605 2043985 hasil-pilpres-2019-diprediksi-tak-berbeda-jauh-dengan-hasil-survei-xUbpRavv1o.jpg Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto (foto: Okezone)

JAKARTA - Hasil Pilpres 2019 diprediksi tidak akan berbeda jauh dengan hasil survei sejumlah lembaga. Pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin unggul atas pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Kalau melihat kecenderungan trend survei, tetap Jokowi yang unggul. Di (hasil) survei itu kan nyaris tidak ada pergerakan signifikan melampaui elektabilitas Jokowi, terutama survei-survei yang dikeluarkan oleh lembaga yang secara reguler melakukan survei. Bukan lembaga survei yang hanya muncul 5 tahun sekali,” kata Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatillah, Adi Prayitno, Selasa (16/4/2019).

Baca Juga: Survei Indopol Sebut Masyarakat Percaya Netralitas KPU dan Pemilu Berjalan Damai 

Adi memprediksi Jokowi akan unggul atas Prabowo sebagaimana tren survei yang mengemuka selama ini. Unggulnya bisa dua atau satu digit. "Kalau toh didiskon jadi satu digit, Jokowi kan tetap unggul. Itu artinya selama kampanye, debat kandidat, itu memang tidak terlampau mengubah peta politik," terangnya.

Adi menuturkan, jikalau terjadi kenaikan elektabilitas Prabowo-Sandi, itu dinilai berasal dari swing voters. Sebab pemilih Jokowi-Ma'ruf juga trennya naik. Posisi swing voters disebut kian terjadi penurunan menjelang hari H pencoblosan.

"Artinya tidak ada migrasi pemilih dari 01 ke 02. Kecenderungannya hanya saling memperebutkan swing voter itu. Jokowi tidak memiliki tren turun, prabowo juga demikian. Artinya strong voter kedunya tidak ada yang pindah," ujarnya.

Merujuk data itu, Adi berpendapat, hasil Pilpres 2019 mendatang tidak akan jauh berbeda dari kebanyakan hasil survey. “Kalaupun ada kecendrungan berubah, berubahnya tidak akan terlalu banyak. Misalnya diprediksi menang 10-15 persen, kalaupun toh error, (margin error) survei itu kan 4 persen. Paling jatuhnya menang 10-11 persen. Itu margin error yang masih bisa ditoleransi,” jelasnya.

Baca Juga: Pemilu 2019 Harus Jujur dan Adil, Pemilih Diharapkan Tolak "Serangan Fajar" 

Seperti diketahui, beberapa hasil survei sejumlah lembaga menempatkan Jokowi-Ma'ruf unggul atas Prabowo-Sandi. Misalnya saja Charta Politika yang menempatkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di angka 55,7 persen, sementara pasangan Prabowo-Sandiaga sebesar 38,8 persen.

Lalu, Jokowi-Ma'ruf juga unggul atas Prabowo-Sandi berdasarkan hasil survei Indo Barometer. Paslon 01 memeroleh elektabilitas 59,9 persen, sedangkan Prabowo-Sandiaga sebesar 40,1 persen. Kemudian hasil survei Median, paslon 01 47,2 persen dan paslon 02 39,5 persen.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini