Survei Indopol Sebut Masyarakat Percaya Netralitas KPU dan Pemilu Berjalan Damai

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 15 April 2019 23:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 15 606 2043952 survei-indopol-sebut-masyarakat-percaya-netralitas-kpu-dan-pemilu-berjalan-damai-S4henm9d7f.jpg Ilustrasi Komisi Pemilihan Umum atau KPU (foto: Okezone)

JAKARTA - Lembaga survei Indopol Survey and Consulting melakukan survei menjelang persiapan pencoblosan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Riset itu dilakukan terkait dengan kepercayaan terhadap lembaga penyelenggara Pemilu dan situasi saat pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Dari hasil survei yang dilakukan 5 April hingga 11 April 2019, tingkat kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu relatif tinggi. Dalam survey tersebut, responden yang mempercayai netralitas KPU dalam Pemilu 2019 mencapai 87,3 persen.

Baca Juga: Jika Surat Suara Habis dan Pemilih Masih Antre, KPU: Silakan Nyoblos di TPS Sebelah 

Sedangkan responden yang kurang percaya Polri netral sebanyak 5,6 persen dan yang tidak percaya mencapai 1,7 persen. Sisanya yakni sebanyak 5,4 persen menjawab tidak tahu.

Sementara, angka responden yang meyakini Pemilu 2019 akan berjalan aman dan lancar mencapai 78,3 persen. Responden yang kurang percaya Pemilu 2019 aman sebanyak 9,2 persen dan yang tidak percaya mencapai 3,6 persen. Responden yang menjawab tidak tahu sebanyak 8,9 persen.

“Ini menunjukkan pandangan sebagian kalangan dan tokoh bahwa Penyelenggara pemilu (KPU) tidak netral selama ini adalah keliru. Oleh karena itu, harapannya pelaksanaan pemilu yg kurang beberapa hari ini akan berjalan dengan baik dan kecil kemungkinannya terjadi gangguan keamanan, kata Direktur Eksekutif Indopol Survey & Consulting, Ratno Sulistiyanto di Jakarta, (15/4/2019).

Survei ini dilakukan dengan metode survei bersumber dari survei pendapat masyarakat dengan instrumen kuesioner. Pengambilan sampel dengan cara multistage random sampling dimana jumlah responden tiap provinsi di Indonesia diambil secara proporsional berdasarkan jumlah DPT Pilpres 2019.

Baca Juga: Rentetan Persoalan Pemilu 2019 di Luar Negeri Tak Boleh Dianggap Remeh 

Penentuan responden sendiri dilakukan secara random sistematis. Kriteria responden adalah mereka yang berumur 17 tahun atau sudah menikah. Responden berjumlah 1.450 orang dengan margin error ±2.6% dan tingkat kepercayaan 95% (Slovin). Komposisi responden juga merefleksikan laki-laki/perempuan dan berbagai jenis profesi. Sedangkan metode wawancara yang dilakukan adalah secara tatap muka (face to face interview).

“Pastinya, siapapun pemimpin yang akan terpilih ke depan adalah pilihan yg terbaik dari proses demokrasi di Indonesia,” tutup Ratno.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini