Jokowi Unggul di Quick Count, TKN: Kami Tak Boleh Busung Dada

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 19:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 17 605 2044854 jokowi-unggul-di-quick-count-tkn-kami-tak-boleh-busung-dada-Jl08yG6uEz.JPG Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Arsul Sani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin tidak ingin "membusungkan dada" lebih dulu kendati saat ini memeroleh suara signifikan versi hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani menyampaikan rasa syukurnya atas keunggulan Jokowi-Ma'ruf atas Prabowo-Sandi berdasarkan hasil quick count.

"Tapi kami tentu tidak boleh membusungkan dada, mengekspresikannya dengan cara euforia karena memang UU Pemilu kita mengatakan bahwa perhitungan yang resmi itu perhitungan manual dari KPU," kata Arsul kepada wartawan di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

TKN, kata Sekjen PPP itu, akan menunggu proses perhitungan manual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sikap tidak membusungkan dada itu juga ditekankan oleh Jokowi kepada jajarannya di timses.

"Saya kira ini sikap yang juga ditekankan oleh Pak Jokowi kepada kami para pengusung partai KIK dan juga relawan yang mendukung pasangan 01," tuturnya.

Jokowi-Maruf Amin

Diwartakan sebelumnya, calon presiden 01 Jokowi meminta pendukungnya menunggu perhitungan resmi KPU kendati telah unggul di exit poll dan quick count. Ia juga mengajak semua pihak kembali bersatu sebagai sesama anak bangsa.

"Marilah kita kembali bersatu sebagai saudara sebangsa setanah air setelah pilpres dan pileg, merawat persatuan dan kesatuan kita sebagai saudara sebangsa setanah air," kata Jokowi.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini