Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bawaslu Panggil Menko Luhut soal Video Pemberian Amplop

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Kamis, 18 April 2019 |12:12 WIB
Bawaslu Panggil Menko Luhut soal Video Pemberian Amplop
Luhut bertemu Bawaslu (Foto: Harits Tryan/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan pemanggilan terhadap Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan.

Menurut Anggota Bawaslu Rahmat Bagja menjelaskan jika Pemanggilan itu dilakukan untuk melakukan klarifikasi terkait terkait video viral dirinya yang nampak sedang memberikan amplop berwarna putih kepada Kiai Zubair Muntasor di Bangkalan, Madura

 Baca juga: Soal Amplop ke Kiai Zubair, Luhut: Saya Memberikan Bisyaroh untuk Pengobatan Beliau

“Tadi ada pemeriksaan terhadap pak Luhut berkaitan laporan dari masyarakat berkaitan ada video rekaman mengenai diduga pemberian uang kepada masyarakat,” ungkap Bagja di Kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (18/4//019).

Kata Bagja, selama masa pemeriksaan Luhut bersikap kooperatif dan terbuka terhadap pertanyaan yang diberikan oleh pihak Bawaslu.

 Baca juga: Luhut Beri Amplop ke Kiai Dinilai Hal Lumrah, Malah Aneh Kalau Tak Beri Bisyaroh

“Pak luhut sangat kooperatif, bekerjasama dengan Bawaslu dan bersedia dipanggil lagi jika ada keterangan-keterangan yang dibutuhkan lagi oleh bawaslu,” tuturnya.

Pemeriksaan sendiri berjalan selama kurang lebih satu jam. Setidaknya ada 23 sampai 24 pertanyaan kepada Luhut mengenai videonya tersebut.

“Tadi ada sekitar 23-24 pertanyaan ya,” tukas Bagja.

Diketahui, pemanggilan Luhut untuk dilakukan Klarifikasi ini menanggapi laporan nomor 043/LP/PP/RI/00.00/IV/2019 yang diterima Bawaslu.

(Fakhri Rezy)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement