Pemilihan Dimulai untuk Perubahan Amandemen Konstitusi di Mesir

Agregasi VOA, · Minggu 21 April 2019 07:58 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 21 18 2046023 pemilihan-dimulai-untuk-perubahan-amandemen-konstitusi-di-mesir-sJ06ZD8di7.jpg Negara Mesir (VoA)

MESIR - Warga Mesir yang tinggal di luar negeri mulai memberikan suara pada hari Jumat 19 April 2019 mengenai perubahan konstitusional yang bisa memungkinkan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sissi tetap menjabat sampai 2030.

Pemungutan suara di Mesir dimulai pada hari Sabtu kurang dari seminggu setelah parlemen menyetujui tindakan tersebut.

 Baca juga: Imam Besar Al Azhar: Poligami Bisa Jadi "Ketidakadilan Bagi Perempuan dan Anak-Anak"

Jika disahkan, amandemen itu juga akan memperluas kekuasaan presiden dan kehadiran militer dalam komunitas. Masa jabatan presiden akan meningkat dari empat menjadi enam tahun dan Sissi akan diizinkan mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga pada 2024.

Para pendukung referendum memuji pemungutan suara itu sebagai tugas nasional, tetapi para pengecam menuduh bahwa pemungutan suara hanyalah perebutan kekuasaan, di negara di mana keragaman politik hampir sepenuhnya lenyap.

 Baca juga: Kecelakaan Maut Kereta Kairo Terjadi Gara-Gara Masinis Bertengkar

Hampir tidak ada oposisi yang terorganisir, dengan banyak tokoh publik, bisnis, dan media bersekutu dengan pemerintah saat ini.

Para pejabat berjanji akan mengumumkan hasilnya pada 27 April dan mengatakan jika tindakan itu disetujui, mereka akan segera melaksanakan reformasi konstitusi.

Banyak amandemen itu berkaitan dengan struktur pemerintah, menciptakan posisi baru dan meningkatkan jumlah jabatan yang ditunjuk residen. Militer Mesir, yang sudah berpengaruh kuat pada ekonomi dan politik yang luar biasa di Mesir, juga akan meningkatkan perannya dalam peradilan pidana, jika referendum itu disetujui.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini