JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin melakukan analisis data perolehan suara sebanyak 62 persen yang diklaim kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Hal itu dilakukan di posko penghitungan cepat yang dibentuk mereka.
Wakil Direktur Saksi TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Lukman Edy, mengatakan pihaknya mengambil beberapa contoh data perolehan suara dari wilayah Lampung dan DKI Jakarta yang diklaim dimenangkan oleh kubu Prabowo. Dalam analisisnya, pihak TKN justru menemukan hasil berbeda.
Lukman Edy menjelaskan bahwa dalam analisis timnya ditemukan kalau kubu pasangan calon nomor urut 02 tersebut hanya menginput data sebagian dari tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah Lampung dan DKI Jakarta.
"Kami kupas, yang klaim 62 persen dari 02, ternyata kita dibuat 40,91 persen; 02 menang 59,09 persen. Ternyata bohong, dia hanya memasukan 30 TPS saja di Lampung. Ternyata hanya 30 TPS saja," terang Lukman Edy di Grand Melia, Jakarta Selatan, Minggu (21/4/2019).
