"Real count KPU hari ini 54,2 kami menang di Jakarta. Nah sementara di pihak sebelah menyatakan menang di Jakarta ternyata hanya 300 TPS dia masukkan. Dia hanya 300 TPS. Sekali lagi ini kebohongan kedua," lanjutnya.
Lukman Edy mengatakan pihaknya akan terus menganalisis klaim kemenangan yang dinyatakan kubu Prabowo. Sehingga jika dalam analisis itu ditemukan kejanggalan-kejanggalan data, maka TKN tidak sungkan-sungkan membongkarnya ke hadapan publik.
"Kami akan setiap hari keluarkan kebohongan-kebohongan, kebohongan ketiga dan keempat. Ketika kami sudah entry data lebih dari 40 persen, karena angka naik turun sudah stabil perolehan presentasi kita," tutur Lukman Edy.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.