Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Aliansi Parpol di Tapanuli Tengah Desak KPU Gelar PSU di 919 TPS

Fadel Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 26 April 2019 |13:43 WIB
Aliansi Parpol di Tapanuli Tengah Desak KPU Gelar PSU di 919 TPS
Perwakilan Aliansi Parpol di Tapanuli Tengah (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Aliansi partai politik (parpol) di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar pemungutan suara ulang (PSU) Pileg 2019 di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) yang totalnya berjumlah 919 TPS. Hal tersebut lantaran di sana disinyalir terjadi kecurangan pemilu yang sifatnya sistematis, masif dan terstruktur.

"Harus semua (TPS) karena itu mencederai, seperti kita sendiri ada 9 partai, miliki saksi di 215 desa, 20 kecamatan, di Kabupaten Tapanuli Tengah. Makanya kita bentuk suatu perumusan masalah tadi, kita mengatakan harus diulang. Surat suara yang dicoblos itu digunakan satu orang," kata Aditya Permadi, salah seorang perwakilan organisasi dari Partai Perindo, di Kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Seperti diketahui, Bawaslu Kabupaten Tapanuli Tengah sudah merekomendasikan KPU Tapanuli Tengah untuk menggelar PSU di 11 TPS. Namun, ia tidak setuju dengan hasil keputusan tersebut. Sebab, dirinya meyakini bila kecurangan di sana terjadi di seluruh TPS.

"Jika memang 11 TPS itu saja maka akan ricuh di Tapanuli Tengah. Memang kalau KPU dan Bawaslu menginginkan seperti itu, ya begtu," ujarnya.

Ia menduga praktik kecurangan di sana menguntungkan Partai NasDem. Sebab, partai besutan Surya Paloh itu merupakan parpol penguasa yang menguasai segala bidang untuk menjalankan aksi keculasan di pesta demokrasi.

Aliansi Parpol Tapteng

"Bisa kita katakan menguntungkan pihak berwenang yang pertama, salah satu partai yang berkuasa di sana, yaitu NasDem. Sampai dengan saat ini Ketua NasDem itu adalah penguasa di Tapanuli Tengah," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Plh DPC Partai Golkar Kabupaten Tapanuli Tengah, Buyung Sitompul mengatakan, bentuk kecurangan yang terjadi di sana bermacam-macam. Salah satunya, yaitu pengerusakan atribut partai, tindak penganiayaan hingga ancaman.

Buyung mengaku memiliki bukti-bukti kecurangan tersebut. Pihaknya akan menyerahkan video-videonya ke Bawaslu Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara hingga ke pusat. "Pemilu ulang anggota legislatif harus dilakukan di semua TPS Kabupaten Tapanuli Tengah," ujar dia.

Sekadar informasi, aliansi parpol tersebut terdiri dari Partai Golkar, Partai Perindo, Partai Demokrat, Gerindra, Hanura, PAN, PKPI, PSI dan Partai Garuda.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement