Share

Putin Tegaskan Warga Ukraina dan Rusia adalah Bersaudara

Agregasi VOA, · Selasa 30 April 2019 09:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 30 18 2049698 putin-tegaskan-warga-ukraina-dan-rusia-adalah-bersaudara-3LdyIlX0bg.jpg Vladimir Putin (VoA)

MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, warga Ukraina dan Rusia dulunya satu bangsa dan akan memperoleh manfaat dari kewarganegaraan bersama.

Keterangan ini diucapkannya setelah kebijakan Putin memicu kemarahan Kiev dengan memberi kemudahan kepada warga Ukraina untuk memperoleh paspor Rusia.

 Baca juga: Merasa Lihat Iblis, Kakek Lempar Cucunya yang Berusia 2 Tahun ke Dalam Oven

"Saya sudah beberapa kali mengatakan orang Ukraina dan Rusia itu adalah dua bangsa yang bersaudara. Lebih dari itu saya berpendapat keduanya pada dasarnya adalah satu bangsa dengan beragam budaya, bahasa serta cirinya yang bersejarah, " kata Putin kepada wartawan sambil tersenyum, Senin (29/4/2019) waktu setempat.

"Jika Ukraina memberi paspor kepada orang Rusia dan kami memberi kewarganegaraan dan paspor kepada orang Ukraina maka cepat atau lambat dapat diramalkan akan ada hasil yang diduga - tiap orang memiliki kewarganegaraan bersama. Jadi itu harus disambut baik, " tambah Putin sebelum mengucapkan selamat tinggal dalam bahasa Ukraina kepada wartawan.

 Baca juga: Dokter di Rusia Membunuh, Memutilasi lalu Memanggang Pacarnya yang Operasi Kelamin

Kalangan pengamat memperhatikan dengan seksama akan tanda-tanda mencair dalam hubungan antara Rusia dan Ukraina setelah komedian yang tidak punya pengalaman politik Volodymyr Zelensky menang besar dalam pemilihan presiden di Ukraina bulan ini.

 Vladimir Putin

Kremlin belum mengucapkan selamat kepada Zelensky dan salah satu pernyataan Putin setelah pemilihan itu ialah Moskow sedang mempertimbangkan mempermudah orang Ukraina untuk memperoleh kewarganegaraan Rusia.

 Baca juga: Seorang Pria Panjat Atap Kedutaan Venezuela Setelah Bertengkar dengan Pacarnya

Pekan lalu Putin menandatangani dekrit membolehkan penduduk yang tinggal di wilayah Ukraina timur yang melepaskan diri dari Ukraina untuk mendapatkan paspor Rusia dalam waktu tiga bulan setelah mengajukan lamaran untuk itu.

Ukraina dan negara-negara Barat mengutuk dekrit itu dan mengatakan Putin semakin berusaha mengacau Ukraina, sementara di Rusia sendiri dekrit itu dipandang sebagai beban besar bagi ekonomi Rusia yang sudah payah.

Zelensky menjawab dengan janji memberi kewarganegaraan Ukraina kepada orang Rusia yang menderita di bawah pemerintahan Kremlin.

Pengecam Zelensky termasuk Presiden Petro Poroshenko yang akan melepas jabatan mengatakan Zelensky yang berumur 41 tahun orang baru dalam dunia politik, tidak bakal mampu menghadapi Putin. Zelensky akan mulai memangku jabatan awal bulan Juni.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini